Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Waspada Lemak Darah atau Kolesterol Tinggi, Kenali Penyebab, Bahaya, dan Cara Mengatasinya

Waspada Lemak Darah atau Kolesterol Tinggi, Kenali Penyebab, Bahaya, dan Cara Mengatasinya Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Meski sering dianggap sebagai salah satu penyebab berbagai penyakit berbahaya, faktanya lemak darah adalah kolesterol juga memiliki manfaat bagi tubuh. Hanya saja, jika jumlahnya terlampau tinggi memang dapat berisiko bagi kesehatan tubuh.

Jika tidak segera ditangani, hal ini bisa menyebabkan kondisi yang lebih serius. Nah, berikut definisi, penyebab, bahaya dan cara mengatasi kolesterol yang perlu Anda tahu.

Baca Juga: Apa Itu Kolesterol dan Adakah Hubungannya dengan Minyak Sawit?

Definisi Lemak Darah atau Kolesterol

Lemak darah adalah kolesterol yang diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh. Setidaknya ada sekitar seperempat kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh diproduksi oleh sel hati. Secara garis besar tubuh memang membutuhkan kolesterol untuk tetap sehat. 

Namun jika tingkat kolesterol terlalu tinggi maka bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit berbahaya. Mulai dari hipertensi (darah tinggi), jantung, stroke hingga memburuknya sirkulasi darah. Jadi, sangat penting bagi Anda untuk rutin melakukan pemeriksaan kolesterol dalam darah guna mendeteksi risiko timbulnya penyakit berbahaya.

Penyebab Kolesterol/Lemak Darah

Sebenarnya seseorang berisiko mengalami kolesterol tinggi apabila ada beberapa faktor pendukung. Faktor tersebut ada yang bisa dikendalikan namun sebagian lainnya tidak. Nah, berikut merupakan beberapa penyebab yang bisa meningkatkan risiko terjadinya Lemak darah/kolesterol tinggi.

1. Riwayat Penyakit

Tanpa disadari ternyata meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh juga bisa disebabkan karena menderita penyakit tertentu. Beberapa jenis penyakit tersebut antara lain diabetes, obesitas atau kelebihan berat badan, gagal ginjal kronis, dan hipotiroidism. 

2. Gaya Hidup

Gaya hidup tidak sehat merupakan penyebab paling umum tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Contoh gaya hidup tidak sehat yang mampu meningkatkan kadar kolesterol antara lain merokok, jarang berolahraga, mengkonsumsi minuman beralkohol berlebihan dan mengkonsumsi makanan tinggi lemak jenuh.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Bukti Minyak Sawit Bebas Kolesterol

3. Keturunan

Ternyata tingginya kadar kolesterol juga bisa disebabkan karena perubahan atau mutasi sejumlah gen yang diturunkan dari kedua orang tua. Mutasi ini bisa membuat tubuh tidak bisa membuang kolesterol dalam darah. Namun kolesterol tinggi yang disebabkan oleh faktor ini terbilang cukup jarang terjadi jika dibandingkan dengan faktor lainnya.

Selain beberapa penyebab di atas, ternyata seseorang yang sudah berusia di atas 40 tahun juga lebih rentan beresiko menderita kolesterol. Hal ini disebabkan karena seiring bertambahnya usia, hati menjadi kurang mampu untuk membuang kolesterol jahat.

Bahaya Kolesterol atau Lemak Darah

Baca Juga: Mahfud MD Tegas Tidak Akan Dukung Anies, Pendukung Malah Senang dan Ungkit Soal Elektabilitas: Ini Kabar Baik

Editor: Ayu Almas

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: