Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Masa Darurat Bencana Gempa Bumi Cianjur Ditambah 3 Hari

Masa Darurat Bencana Gempa Bumi Cianjur Ditambah 3 Hari Kredit Foto: Kemenko PMK
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dalam rapat koordinasi, Kepala BNPB Suharyanto mengusulkan agar masa darurat bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur ditambah 3 hari, yang seharusnya sudah usai pada Rabu (30/11/2022). Hal itu lantaran ada laporan tambahan 8 orang hilang yang kemungkinan masih tertimbun longsor.

Diketahui, berdasarkan data BNPB per 29 November, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi ini sebanyak 327 orang. Sementara itu, korban hilang dari 5 orang bertambah menjadi 13 orang. Hal tersebut disebabkan adanya laporan baru orang hilang dari kepala desa sebanyak 8 orang.

Baca Juga: Kembali Turun ke Lokasi Gempa Cianjur, Menko PMK Siap Rehab Rekon 14.490 Rumah Rusak

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sebagai koordinator penanganan bencana menyetujui usulan tambahan masa darurat tersebut.

"Memang saya tadi menyetujui untuk diperpanjang. Karena memang masih ada korban diduga yang belum bisa diketemukan, selain ada tambahan laporan dari warga yang nanti masih harus diverifikasi," jelas Muhadjir dalam keterangannya, Rabu (30/11/2022).

Menko PMK juga memohon agar keluarga ahli waris yang masih kehilangan untuk bisa mengikhlaskan jika nantinya keluarga yang hilang tidak berhasil ditemukan dalam perpanjangan masa darurat.

"Saya mohon ahli waris untuk mengikhlaskan. Karena tidak mungkin kita menunggu terus menerus dalam tahap tanggap. Ini karena sesuai arahan Presiden diupayakan kita segera mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi dalam waktu secepatnya," jelasnya.

Muhadjir juga mendapatkan laporan dari Bupati Kabupaten Cianjur, Herman Suherman, bahwa telah banyak organisasi masyarakat sipil dan relawan yang memberikan bantuan kemanusiaan. Menurutnya, hal yang dilakukan para relawan sangat bijak dalam membantu para korban supaya tidak berlarut dalam kesedihan.

Baca Juga: Tambah Lagi, Total Korban Meninggal Gempa Cianjur Jadi 328 Jiwa

Akan tetapi, Muhadjir juga mengimbau masyarakat sipil yang akan memberikan bantuan supaya disalurkan melalui posko pusat di Kantor Bupati Cianjur. Hal itu lantaran banyak kasus bantuan dari relawan yang hanya diantar dan diambil oleh masyarakat dari pinggir jalan utama. Padahal, banyak masyarakat lebih membutuhkan di wilayah pedesaan.

"Sehingga distribusinya bisa lebih merata bila melalui posko pusat. Karena kalau bantuan datang dari warga paling hanya diberikan kepada pengungsi yang di pinggir jalan. Padahal pengungsi sebagian besar di wilayah-wilayah yang masuk," ujarnya.

Baca Juga: Pengamat Bocorkan Contoh Konkret Perbuatan Tak Bermoral Terkait Anggaran Kemiskinan Rp500 Triliun yang Habis

Penulis: Rena Laila Wuri
Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel: