Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Opung Luhut Diminta Ambil Alih Golkar Jadi Ketumnya, Kader Blak-blakan: Golkar Harus Dipimpin Orang Kompeten

Opung Luhut Diminta Ambil Alih Golkar Jadi Ketumnya, Kader Blak-blakan: Golkar Harus Dipimpin Orang Kompeten Kredit Foto: Antara/HO/Humas OJK
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, mendapat dukungan untuk menjadi ketua umum Partai Golkar. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan DPD I Partai Golkar Jawa Tengah Achmad Chalwani.

Meski ia menilai kepemimpinan Airlangga Hartarto saai ini sudah baik, namun, menurutnya Golkar dalam menghadapi Pemilu 2024 sebaiknya memilih pemimpin yang bisa menjadi teladan bagi partai lain.

Baca Juga: Lihat Capaian E-Katalog Sukses Lampaui Jauh Target Jokowi, Menko Luhut: Hal Ini Patut Kita Banggakan

Khususnya, kata Chalwani, saat Golkar berupaya membangun peradaban politik yang bersinergi dengan pembangunan sebuah negara. 

"Golkar harus dipimpin oleh orang yang sangat kompeten dan juga dekat dengan rakyat jika ingin maksimal dalam memberikan sumbangsih pembangunan negara," kata pengasuh Ponpes An-Nawawi, Purworejo, Jawa Tengah itu dalam keterangan persnya, Kamis (1/12/2022). 

Chalwani mengungkapkan Golkar tidak kekurangan stok kader yang layak menjadi pemimpin untuk mengembalikan kejayaan parpol berkelir kuning itu.

"Banyak tokoh-tokoh senior Golkar yang layak dan mampu membawa kejayaan Golkar kembali," kata dia.

Chalawani kemudian menyebutkan satu sosok politisi yang saat ini menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjdaitan layak menjadi Ketum Golkar menyambut Pemilu 2024.

Baca Juga: Target 20 Persen Golkar akan Tercapai Jika Disokong Efek Ekor Jas

"Salah satunya Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Pak Luhut," katanya. 

Partai Golkar sendiri saat ini dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Mantan Menteri Perindustrian Airlangga menjabat Ketua Umum setelah terpilih pada Munas pada Desember 2019 silam. 

Baca Juga: Gandeng Bank dan Multifinance, Penyaluran Pendanaan Modal Rakyat Sentuh Rp 5,1 Triliun

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan JPNN.com.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel: