Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Guna Cegah Praktek KKN. Ini Strategi Jitu PLN UID Jatim

Guna Cegah Praktek KKN. Ini Strategi Jitu PLN UID Jatim Kredit Foto: PLN UID Jatim
Warta Ekonomi, Surabaya -

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur konsisten implementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dalam proses bisnis maupun pelayanan untuk mencegah praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri secara tegas mengatakan, pihaknya mengapresiasikan  atas transformasi layanan PLN dan implementasi budaya anti korupsi.

Baca Juga: Tidak Ada Alasan untuk Pemerintah Menolak Pengajuan PMN dari PLN

“Transformasi PLN melalui digitalisasi ini sangat bagus. Seperti kampanye penggunaan kendaraan listrik yang terus digalakkan PLN, kami berharap kedepannya terus konsisten, serius menumbuhkan iklim kendaraan listrik,” terang Firli usai acara rangkaian kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2022  di Jawa Timur yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 1 hingga 2 Desember 2022.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Lasiran dalam keterangan resmi pada Warta Ekonomi di Surabaya, Jumat (2/12/2022) mengatakan, implementasi SMAP bukan hanya sekadar aturan yang harus dilaksanakan melainkan merupakan kewajiban yang membudaya dan diterapkan dalam keseharian khususnya di lingkungan PLN UID Jawa Timur.

“Transformasi digital dalam proses pengadaan PLN akan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan informasi yang diperlukan. Tentunya, pengembangan proses ini dilakukan berdasarkan peraturan yang berlaku untuk mengurangi kemungkinan terjadinya fraud dalam proses berjalan,” kata Lasiran.

Lasiran menambahkan pula, melalui sistem, proses dan seperangkat peraturan ini dapat digunakan untuk mengatur hubungan antara berbagai pihak yang berkepentingan.

Baca Juga: Mengejutkan! Anies Baswedan-AHY Disebut Lembaga Survei Berhasil Ungguli Ganjar Pranowo-Erick Thohir Karena Ini…

"Dengan begitu,  dapat mendorong kinerja perusahaan bekerja secara efisien, menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan bagi para pemegang saham maupun masyarakat sekitar secara keseluruhan," pungkasnya

Baca Juga: NasDem Tantang Sandiaga Uno Laporkan Anies Soal Rp50 Miliar, Ferdinand: Masa Beliau Gak Paham Utang Piutang Itu Bukan Pidana?

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: