Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nggak Ada Urusan Soal Kendala Izin, Kunjungan Anies Baswedan ke Daerah Tetap Lanjut!

Nggak Ada Urusan Soal Kendala Izin, Kunjungan Anies Baswedan ke Daerah Tetap Lanjut! Kredit Foto: Instagram/aniesbaswedan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Heboh kabar Anies Baswedan mengalami kendala dalam safari politiknya ke berbagai daerah.

Mengenai hal ini, Partai Nasdem bersama bakal capresnya Anies Baswedan tetap akan menggelar safari politik di Provinsi Aceh, meski mengalami hal tersebut terutama dalam hal perizinan.

"Tetap terselenggara. Jalan liku, terjal, sejak awal sudah kita duga seperti itu," kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, saat dihubungi wartawan, Kamis (1/12/2022).

Dia mengakui jika langkah Anies berpromosi sebagai bakal capres 2024 belum mendapat kejelasan dari Pemerintah Provinsi Aceh.

Baca Juga: Banyak yang Takut? Jadi Capres Aja Juga Belum Tapi Anies Baswedan Sudah Dihadang Sana-sini, Refly Harun Heran: Dia Masih Dielus-elus!

"Awalnya sudah dikeluarkan pemerintah daerah, terus kemudian tiba-tiba tanpa konfirmasi dicabut izin penggunaanya. Tentunya ini sangat kita sesalkan karena kebebasan untuk berkumpul itu kan hak warga negara," terang Ali.

Dia menyebut, hampir di banyak daerah Nasdem mengalami kesulitan perizinan penggunaan ruang publik. Padahal Nasdem ingin memperkenalkan sosok Anies Baswedan kepada masyarakat. Menurut Ali, di Provinsi Riau partainya juga mengalami hal yang sama. 

Baca Juga: 'Tsunami' Dukungan ke Anies Baswedan Bikin Puyeng Kubu Istana, Refly Harun Nggak Main-main: Dihadang Tambah Besar, Apalagi Kalau Dibiarkan!

"Jadi, ada pemda menyelenggarakan kegiatan di hari yang bersamaan, tempat yang sama. Tapi kan ini bagi Nasdem senyum-senyum saja mendengar itu kan. Nanti masyarakat yang menilai perilaku pejabat daerah yang seperti itu," ujarnya.

Baca Juga: OJK dan LPS Atur Kriteria Peserta Asuransi yang bisa Masuk Penjaminan Polis

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Akurat.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel: