Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Erajaya Swasembada Kantongi Pendapatan Sebesar Rp28,9 Triliun pada Paruh Pertama 2023

Erajaya Swasembada Kantongi Pendapatan Sebesar Rp28,9 Triliun pada Paruh Pertama 2023 Kredit Foto: Erajaya Digital
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pada paruh pertama tahun 2023, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dikabarkan berhasil meraup keuntungan sebesar Rp458,7 miliar. Capaian tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan sebesar 23,5% menjadi Rp28,9 triliun. Selain itu, perusahaan juga melaporkan peningkatan marjin laba kotor ke angka 10,7% pada periode yang sama. 

Direktur Utama Erajaya Swasembada, Hasan Aula, mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya terus mengembangkan jaringan ritel dengan menambah 323 toko baru pada  paruh pertama tahun ini. Perlu diketahui pula bahwa per 30 Juni 2023, Erajaya sudah mempunyai 1.944 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia, Singapura, dan Malaysia, serta 68.000 toko ritel pihak ketiga. 

Baca Juga: Laba Media Nusantara Citra (MNC) Susut 37,95% pada Semester Pertama Tahun 2023

“Erajaya meyakini kondisi sektor ritel di Indonesia pada awal tahun ini tetap memberikan tren yang positif di tengah ketidakpastian akibat perlambatan ekonomi global. Seiring dengan transisi menuju endemi, kita dapat melihat kembali tumbuhnya penjualan secara signifikan akibat dari peningkatan mobilitas masyarakat,” pungkas Hasan dalam keterangan pers, Jakarta, Rabu, 2 Agustus 2023.

Untuk menjalankan bisnis di sisa tahun ini, Hasan menjelaskan bahwa Erajaya terus mengembangkan strategi omnichannel melalui layanan e-commerce, salah satunya MyEraSpace, yang kini mencatatkan pertumbuhan anggota hingga 63% menjadi 8,3 juta orang.

Selain itu, Erajaya juga berkomitmen untuk memaksimalkan nilai tambah bagi pemegang saham dengan memperkuat nilai bisnis dan membayar dividen tunai sebesar Rp299 miliar.

Baca Juga: Terpangkas Setengahnya, Laba Indika Energy per Juni 2023 Kini Sisa US$89,8 Juta

“Kami akan melanjutkan ekspansi bisnis untuk memasuki pasar yang belum terjamah di Indonesia dengan memperkuat bisnis yang sudah ada, sambil terus mengeksplorasi peluang baru. Secara jangka panjang, kami berharap Erajaya dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan semakin memperkuat fundamental kami serta meningkatkan nilai perusahaan kami secara keseluruhan,” tutup Hasan.

Baca Juga: Untuk B100, Pengusaha Sawit: Minimal Butuh Pasokan CPO 36 Juta Ton Per Tahun

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yohanna Valerie Immanuella
Editor: Yohanna Valerie Immanuella

Advertisement

Bagikan Artikel: