Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Rendahnya Elektabilitas Akibat Basis Anies dan PKB Sulit Bersatu, Relawan: Di Lapangan Sangat Berbeda...

Rendahnya Elektabilitas Akibat Basis Anies dan PKB Sulit Bersatu, Relawan: Di Lapangan Sangat Berbeda... Kredit Foto: Ist

“Saya sudah keliling Jawa dari sejak Jokowi-JK, di Jawa Timur dan Jawa Tengah sana, dan Insya Allah saya cukup pahamlah dengan suasana di sana.

“Hari ini saya kembali merajut (silaturahmi) itu ke Kiai-kiai dan ustaz pesantren yang pernah saya datangi saat Jokowi Jk dan Prabowo Sandi, dan semangatnya itu beda sekali bahkan lebih hebat dari Jokowi-JK,” tambahnya.

Baca Juga: Anies Bicara soal Proyek Titipan, Jokowi: yang Nitip Siapa?

La Ode juga mengungkapkan perihal hasil survei yang rendah ini bukanlah yang pertama kalinya Anies rasakan.

Menurutnya, survei-survei Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu jadi contoh bagaimana Anies berada di posisi terbawah namun pada akhirnya keluar sebagai pemenang.

“Terkait survei yang sekarang ada kami kan ada pengalaman juga di Pilkada DKI, sampai H-1 minggu bahkan quick count pun mas Anies masih urutan tiga,” ungkapnya.

Sebelumnya Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai suara Anies terus turun meskipun sudah menggandeng Cak Imin, Salah satunya disebabkan basis massa yang berbeda.

"Banyak faktor, ya, dalam konteks penurunannya Anies surveinya ketika menggandeng Cak Imin. Bisa jadi faktor lainnya adalah ya basis massa Anies dan PKB juga berbeda," ujar Ujang di Jakarta, Senin (2/10/23).

Baca Juga: Sowan ke Ponpes Guluk-Guluk, Anies-Cak Imin Cari Dukungan ke Kiai Sepuh

Dalam survei yang dirilis LSI Denny JA ditemuukan adanya penurunan elektabilitas Anies secara signifikan. Jika pada Agustus tingkat keterpilihan Anies di angka 19,7 persen, pada September merosot menjadi 14,5 persen. Survei dilakukan pada 4-12 September 2023 usai Anies deklarasi berpasangan dengan Muhaimin.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: