Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Rendahnya Elektabilitas Akibat Basis Anies dan PKB Sulit Bersatu, Relawan: Di Lapangan Sangat Berbeda...

Rendahnya Elektabilitas Akibat Basis Anies dan PKB Sulit Bersatu, Relawan: Di Lapangan Sangat Berbeda... Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Koordinator Presidium Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Nasional Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES), La Ode Basir merespons soal analisis yang menyebut rendahnya elektabilitas Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar disebabkan perbedaan basis suara antara Anies dengan PKB.

Anies disebut-sebut punya basis pemilih yang cenderung dekat dengan PKS sedangkan PKB punya basis suara di kalangan nahdliyin. Antara PKS dan Nahdliyin (NU) ini dipersepsikan bertentangan.

Baca Juga: Musni Umar Pendukung Anies Ngaku Lebih Percaya Google Trend Ketimbang Hasil Survei

Menurut La Ode, semua orang berhak untuk memberikan atau menyampaikan persepsi serta memberikan tafsir masing-masing.

“Semua orang bebaslah memberikan persepsi dengan tafsir,” ujar La Ode saat dihubungi Warta Ekonomi, Selasa (3/10/23).

Akan tetapi, La Ode menyampaikan bahwa berdasarkan pengalamannya di lapangan turun langsung ke masyarakat, maka persepsi itu kurang tepat.

Menurutnya, apa yang ia temukan di lapangan sangat berbeda dengan apa yang disebutkan tadi mengenai penyebab rendahnya elektabilitas Anies-Cak Imin.

“Tapi saya yang di lapangan, saya ini NU, sangat berbeda dengan apa yang disampaikan tadi,” ungkapnya.

Baca Juga: Anies Dititipkan Pesan Kyai Besar ini

La Ode mengaku sudah keliling ke sejumlah wilayah termasuk Jawa Timur dan Jawa Tengah sejak zaman Jokowi-JK. Dari apa yang ia lihat di lapangan, menurutnya, semangat perubahan yang dibawa Anies dan Cak Imin tak kalah dari Jokowi-JK bahkan lebih besar.

Baca Juga: Demi Perkuat Penguasaan Pasar, Anak Usaha Pertamina Jalin Kerja Sama dengan KKMC

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: