Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Melesat 30,9%, FIF Bukukan Laba Bersih Rp3,0 Triliun di Kuartal III 2023

Melesat 30,9%, FIF Bukukan Laba Bersih Rp3,0 Triliun di Kuartal III 2023 Kredit Foto: Astra Financial
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Federal International Finance (FIF) yang merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk dan salah satu bagian dari Astra Financial membukukan pertumbuhan kinerja positif pada periode Januari - September 2023. Hal ini terlihat dari laba bersih perseroan yang mencapai Rp3,0 triliun di kuartal III 2023, atau meningkat meningkat 30,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yang mencapai Rp2,3 triliun.

Presiden Direktur PT FIF, Margono Tanuwijaya, mengatakan bahwa pertumbuhan kinerja yang telah dicapai oleh PT FIF hingga Kuartal-III tahun 2023 ini didukung oleh berbagai strategi perusahaan yang diimplementasikan dalam menghadapi dinamika bisnis yang terjadi pada bisnis perusahaan pembiayaan.

“FIF terus mengoptimalkan pengembangan teknologi dan keterhubungan bisnis di dalam maupun di luar Astra guna memperkuat ekosistem bisnis FIF secara internal yang didukung dengan kontrol di jaringan kami. Hal ini diharapkan dapat mempertahankan customer lifetime value yang dimiliki oleh FIF dan kolaborasi baik di ekosistem Astra,” tutur Margono dalam acara Silaturahmi FIFGROUP Bersama Redaktur Media, di Jakarta, Selasa (7/11/2023) malam. Baca Juga: Amartha Resmi Jadi Tournament Supporter dalam Ajang FIFA World Cup 2023 di Indonesia

Lebih lanjut, Margono menjelaskan pertumbuhan kinerja positif pada Kuartal III 2023 ini didukung oleh kinerja lebih dari 13 ribu karyawan yang tersebar di 2.000 jaringan perusahaan. 

“Secara nilai, FIF membukukan penyaluran pembiayaan sebesar Rp31,8 triliun hingga kuartal III 2023 dengan pertumbuhan year-on-year sebesar 28,1%. Pertumbuhan positif juga dapat dilihat secara unit yang dibiayai oleh FIF yang mencapai 2,4 juta unit atau naik sebesar 19,9% year-on-year,” jelas Margono. 

Margono mengatakan FIF menjadi salah satu perusahaan pembiayaan dengan tingkat kredit bermasalah atau lebih dikenal dengan Non-Performing Financing (NPF) di bawah 1% hingga kuartal III 2023. "Ini menunjukkan bahwa FIF sebagai perusahaan yang masuk ke dalam kategori sangat sehat," ungkapnya.

Dalam menjalankan bisnisnya, FIF didukung oleh 5 brand services. Yakni FIFASTRA yang merupakan jasa pembiayaan sepeda motor baru Honda. DANASTRA yang merupakan jasa pembiayaan multiguna. SPEKTRA yang merupakan jasa pembiayaan multiproduk. FINATRA yang menyediakan layanan pembiayaan mikroproduktif untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan, AMITRA untuk layanan pembiayaan syariah Haji reguler dan ibadah Umrah. 

Hingga Kuartal III 2023, FIFASTRA turut memberikan kontribusi terhadap penyaluran nilai pembiayaan sebesar Rp20,3 triliun naik sebesar 36,1% dibanding periode sama pada tahun 2022 senilai Rp14,9 triliun.

Secara booking unit, FIFASTRA mencatatkan penyaluran pembiayaan kepada 1,2 juta unit pada Kuartal-III 2023 dengan kenaikan sebesar 38,5% dibanding periode sama pada tahun sebelumnya dengan jumlah unit yang dibiayai sebanyak 871 ribu unit.

Brand service DANASTRA mencatatkan pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan sebesar 9.5% menjadi Rp10 triliun pada Kuartal-Ill 2023 dibanding periode sama pada tahun 2022 dengan nilai penyaluran pembiayaan sebesar Rp9,1 triliun. Pertumbuhan juga terjadi secara booking unit yang tumbuh sebesar 5,3% pada periode Januari-September 2023 sebanyak 1,1 juta unit dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 1 juta unit.

Untuk pembiayaan mikroproduktif, FINATRA berhasil menyalurkan nilai pembiayaan sebesar Rp841,1 miliar pada Kuartal-III 2023, tumbuh sebesar 608,4% dibanding tahun sebelumnya senilai Rp118,7 miliar dengan jumlah booking unit sebanyak 10 ribu unit pada Kuartal-lll 2023 yang juga meningkat sebesar 746,2% dibanding periode sama pada tahun 2022 yang mencapai 1.245 unit. Baca Juga: Tekan Pencemaran Udara dan Lingkungan, FIFGROUP Kampanyekan #SatuNAFAS

AMITRA yang menyediakan layanan pembiayaan syariah juga mencatatkan pertumbuhan pada kinerjanya dengan pertumbuhan sebesar 169% menjadi Rp370,8 miliar di Kuartal-III 2023 dibanding periode sama pada tahun sebelumnya dengan nilai penyaluran pembiayaan sebesar Rp137,8 miliar. Secara unit, AMITRA mencatatkan pertumbuhan pada Kuartal-III 2023 menjadi 16 ribu unit naik 109,9% dibanding periode sama pada tahun 2022 sebesar 8 ribu unit.

Sementara itu terjadi penurunan sebesar 38,5% pada nilai penyaluran pembiayaan SPEKTRA di Kuartal-lll 2023 menjadi Rp348,8 miliar dibanding periode di tahun sebelumnya yang mencapai Rp567,4 miliar. Penurunan terjadi secara booking unit, di mana pada tahun Kuartal-Ill 2023 sebanyak 72 ribu unit dibiayai atau turun 15,1% dibanding periode sama pada tahun 2022 yang mencapai 85 ribu unit.

Baca Juga: Demi Perkuat Penguasaan Pasar, Anak Usaha Pertamina Jalin Kerja Sama dengan KKMC

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Advertisement

Bagikan Artikel: