Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mensos Apresiasi Perusahaan yang Pekerjakan Penyandang Disabilitas

Mensos Apresiasi Perusahaan yang Pekerjakan Penyandang Disabilitas Kredit Foto: Antara/Cahya Sari
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan penghargaan kepada 20 perusahaan dan lembaga pemerintah yang secara konsisten memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk bekerja. Perusahaan dan lembaga tersebut adalah mitra kerja Kementerian Sosial melalui Sentra-sentra yang memberikan program rehabilitasi sosial bagi para penyandang disabilitas.

“Tidak usah ragu menerima penyandang disabilitas. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” kata Mensos dalam keterangannya dikutip, Minggu (10/12/2023).

Mensos mengatakan banyaknya perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas tidak lepas dari pemberdayaan yang dilakukan oleh Kemensos melalui sentra-sentra yang tersebar di seluruh Indonesia. Para penyandang disabilitas dilatih sesuai dengan minat mereka di Sentra. Kemudian Kemensos menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan agar mempekerjakan penyandang disabilitas sesuai dengan kompetensinya serta sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca Juga: Soroti Kasus Bullying pada Anak, Ini Pesan Penting Mensos Risma

Selain itu perusahaan melakukan seleksi secara fair sesuai dengan standar perusahaan, sehingga diserapnya penyandang disabilitas perusahaan bukan karena kasihan tetapi karena kompetensi penyandang disabilitas dan kebutuhan perusahaan.

“Kita latih di sentra-sentra kita sesuai dengan pilihan mereka tertarik di bidang apa. Ada yang bengkel,” ungkapnya.

Mensos menyebut penyandang disabilitas yang dikatakan memiliki kekurangan, sebenarnya pasti memiliki kelebihan. “Tuhan memberikan sesuatu ada kekurangan tetapi pasti seseorang itu ada kelebihannya. Tugas kita mencari dan mengembangkan kelebihan itu,” ujar Mensos.

Sementara itu, 20 perusahaan/lembaga yang diberi penghargaan adalah PT. Yasulor Indonesia, PT. Yamaha Music Indonesia, PT. Omron, PT. Federal International Finance, PT. Intan Pertiwi Tangerang, Bank Permata Jakarta, PT. APIX Printing Jakarta, MM Motor Jakarta, PT. Sampack Unggul Jakarta, Procurement & Logistic Operation Divison – Kantor Pusat BRI, Halo BCA Foresta BSD Tangerang, PT. DNP Indonesia, Departemen Pengelolaan Logistik dan Fasilitas Bank Indonesia, PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang Jakarta, PT. Redi Print Jakarta, PT. Edgar Printing Jakarta, PT. Tridaya Artaguna Santara, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Exim Bank, dan PT. PEMI AW.

Baca Juga: PENA Bangkitkan Ekonomi Keluarga, Kemensos Graduasi 10.073 KPM

Salah satu penyandang disabilitas yang direkrut oleh perusahaan, Muhammmad Nasrun (27), mengatakan saat ini ia bekerja di salah satu perusahaan printing. Sehari-hari, ia mengerjakan desain dan setting film serta membuat art work yang akan diserahkan kepada pelanggan. Penyandang disabilitas fisik asal Lombok adalah alumni Sentra Terpadu Inten Soeweno di Cibinong. Saat ini, pria yang akrab disapa Nasrun ini sudah memiliki penghasilan tetap.

“Saat ini penghasilan saya sudah Rp4 juta, di luar itu saya mendapatkan fasilitas mess, wifi, dan ada juga mesin cuci,” katanya.

Baca Juga: Satgas Pangan Pantau Stok-Harga Sembako di Pasar Kreneng Denpasar

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rena Laila Wuri
Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: