Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

BP Batam, Makin Kinclong Setelah 53 Tahun

BP Batam, Makin Kinclong Setelah 53 Tahun Kredit Foto: Dok. BP Batam
Warta Ekonomi, Batam -

Tak terasa, sudah 53 tahun usia Badan Pengusahaan Batam (BP Batam). Ini persis sejak badan yang kini dipimpin oleh Plh Purwiyanto ini, masih bernama Otorita Batam. 

Sepanjang perjalanan yang bermula dari gagasan besar Baharuddin Jusuf (BJ) Habibi itu, daratan Batam yang luasnya mencapai 71.500 hektar, terus disolek hingga seperti sekarang. 

Investasi terus menggelontor ke sana, bahkan sekarang sudah sampai ke Pulau Rempang dekat Galang. Di sana ada proyek Rempang Eco City. Hingga 2080, duit sebanyak Rp381 triliun bakal berangsur menggelontor di sana. 

Itu baru yang terbaru. Sebelum-sebelumnya, investasi besar juga sudah ada. Pabrikan smartphone PT Xiaomi Technology Indonesia telah menanam investasi di sana sebesar Rp27,12 triliun. 

Lalu yang lain? Di Pelabuhan Batu Ampar sudah ada ship to shore (STS) crane bikinan Korea Selatan. Alat ini bisa memindahkan 35 peti kemas setiap jam. Hal yang belum pernah ada sepanjang usia Pelabuhan Batu Ampar. 

Terminal I telah direnovasi, Terminal II dibangun. Jalur penerbangan domestik seluruh Indonesia dan penerbangan internasional ke China, Korea Selatan, India dan Thailand dibuka. Sebab BP Batam ingin bandara ini mampu melalulintaskan 40 juta penumpang setahun. 

Terus, hingga 2022, sudah lebih dari 40 kilometer jalan di Kota Batam dibangun dan diperlebar. Saking lebarnya, satu jalur dibikin lima lajur. Targetnya, tahun 2029, semua jalan utama di Batam sudah lima lajur satu jalur. Ini berarti, jika jalan-jalan di Batam dua jalur, maka ada lima lajur di kiri dan lima lajur di kanan. Benar-benar lebar. 

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam, Perkuatan dan pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) berkapasitas total 730 liter per detik, juga dilakukan. 

Makin ke sini, investasi terus menggelontor. Itu pula makanya tak heran bila tahun lalu saja pertumbuhan ekonomi di Batam berada di angka 7,04 persen. 

Pada semester pertama tahun ini, investasi yang menggelontor ke Batam sudah berada di angka Rp12.31 triliun dengan pertumbuhan jumlah proyek sebesar 69,65 persen.  

Sabtu pekan lalu, Hari Bakti ke-53 tahun yang mengusung tema "Batam Baru, Indonesia Maju" tadi digelar di  lapangan parkir kantor BP Batam. Purwiyanto pun memotong kue ulang tahun empat persegi bergambar logo BP Batam di Balairungsari. Syukuran digelar di sana. 

"Momentum 53 tahun ini tidak sekadar perayaan, tapi justru menjadi refleksi dari perjalanan panjang yang telah kita lalui bersama," Purwiyanto menatap hadirin. 

"Peningkatan daya saing, penurunan logistic cost, perbaikan kualitas layanan, koordinasi dari para stakeholder serta dinamika sosial politik adalah tantangan yang mungkin akan kita hadapi bersama. Lantaran itu, mari kita terus berinovasi, beradaptasi, teguhkan komitmen untuk berkontribusi lebih, bagi pembangunan Batam," tambahnya. 

Meski dijejali oleh segudang proyek dan gelontoran duit, BP Batam selalu mempraktikkan tata kelola keuangan yang bagus. Itulah makanya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-8 kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, diterima. 

Namun apapun itu, Purwiyanto mengaku, apa yang dicapai oleh BP Batam, semuanya tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi bersama Forkompimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, pelaku usaha, asosiasi, aparat penegak hukum, auditor, media, LSM, masyarakat Batam, pegawai di lingkungan BP Batam dan tentunya dukungan dari Anggota Dewan Pengawas BP Batam. 

"Saya mewakili BP Batam mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mensukseskan pembangunan Batam hingga hari ini," ujarnya. 

"Mari terus kita tingkatkan sinergitas yang telah terjalin, bekerja keras penuh semangat, jaga integritas dalam menghadapi berbagai tantangan untuk mewujudkan visi besar kita, demi Batam yang lebih baik," lelaki 52 tahun ini berharap. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Romus Panca
Editor: Abdul Aziz

Advertisement

Bagikan Artikel: