Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Awali Tahun Baru, Bursa Asia Dibuka Menguat Dipimpin Saham Teknologi

Awali Tahun Baru, Bursa Asia Dibuka Menguat Dipimpin Saham Teknologi Kredit Foto: Zabra
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mayoritas Bursa Asia dibuka menguat pada perdagangan di Jumat (2/1). Indeks Hong Kong dan Korea Selatan memimpin kenaikan seiring reli saham teknologi, sementara penutupan libur dalam sejumlah pasar utama membuat volume perdagangan tetap terbatas di Asia.

Dilansir Senin (5/1), berikut ini adalah catatan pergerakan sejumlah indeks utama dari Bursa Asia. Hampir semua bursa tutup dalam perdagangan kali ini:

  • Hang Seng (Hong Kong): Naik 2,76% ke 26.338,47
  • CSI 300 (China): Libur Tahun Baru 2026
  • Shanghai Composite (China): Libur Tahun Baru 2026
  • Nikkei 225 (Jepang): Libur Tahun Baru 2026
  • Topix (Jepang): Libur Tahun Baru 2026
  • Kospi (Korea Selatan): Naik 2,27% ke 4.309,63
  • Kosdaq (Korea Selatan): Naik 2,17% keĀ 945,57

Bursa Jepang dan China daratan masih tutup karena libur dari Tahun Baru. Meski likuiditas relatif tipis, selera risiko investor tetap terjaga berkat penguatan saham teknologi dan semikonduktor yang melanjutkan reli dari akhir tahun lalu.

Sebagian besar pasar saham menutup tahun sebelumnya dengan kenaikan tajam, terutama didorong lonjakan saham teknologi seiring meningkatnya permintaan terhadap aplikasi kecerdasan buatan (AI), pusat data dan chip canggih.

Saham Hong Kong melonjak, dipimpin oleh saham teknologi dan perusahaan internet. Indeks Hang Seng menutup tahun lalu dengan kenaikan secara tahunan lebih dari 27%. Hal itu ditopang oleh optimisme terhadap upaya kemandirian industri dari China.

Di Korea Selatan, pasar saham mencatatkan kenaikan terbesar dalam kawasan dengan dipimpin oleh Samsung Electronics. Indeks Kospi menjadi salah satu pasar utama dengan kinerja terbaik secara global pada tahun lalu dengan melonjak lebih dari 75%.

Baca Juga: Jual Saham VKTR, PT Bakrie Metal Industries Raup Rp466 Miliar

Secara global, saham teknologi kembali menemukan momentum menjelang akhir tahun seiring meningkatnya optimisme terhadap prospek dari AI. Kenaikan kuat saham teknologi memperkuat pandangan bahwa investasi terhadap sektor itu akan tetap menjadi pendorong utama kinerja pasar saham memasuki 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: