Presiden Sementara Venezuela Diancam Trump Akan Disengsarakan Melebihi Maduro
Kredit Foto: Istimewa
Delcy Rodriguez, Presiden sementara Venezuela, pada Minggu (4/1) mengadakan rapat kabinet pertama setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat (AS), seperti dilansir stasiun televisi pemerintah.
Sehari sebelumnya, mahkamah agung negara itu memerintahkan Rodriguez, wakil presiden Maduro, untuk mengambil alih peran sebagai presiden sementara.
Pembukaan rapat tersebut, yang disiarkan oleh Venezolana de Television milik pemerintah Venezuela, mengindikasikan rapat itu dimaksudkan untuk "membahas garis-garis strategis yang dirumuskan dalam 'kondisi gangguan eksternal'" yang diputuskan oleh pemerintah Venezuela.
Pada Minggu yang sama, Rodriguez juga membentuk sebuah komite untuk mengupayakan pembebasan Maduro.
Baca Juga: Konflik AS-Venezuela Dorong Saham Migas dan Emas
Trump Ancam Presiden Sementara Venezuela atas Penolakan Kerja Sama dengan AS
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, akan "menghadapi konsekuensi yang sangat serius, yang mungkin lebih berat daripada" Presiden Venezuela Nicolas Maduro, jika dia terus menolak untuk bekerja sama dengan AS.
"Jika tidak melakukan hal yang benar, dia akan menghadapi konsekuensi yang sangat serius, mungkin lebih berat daripada Maduro," kata Trump dalam wawancara telepon dengan majalah The Atlantic.
Maduro ditangkap secara paksa oleh pasukan AS di negaranya pada Sabtu (3/1) dan kini ditahan di New York untuk menghadapi persidangan atas serangkaian tuduhan terkait narkoba.
Trump dengan jelas menyatakan tidak akan menoleransi apa yang dia sebut sebagai penolakan menantang dari Rodriguez terhadap intervensi militer AS, ungkap majalah tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement