Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BNI Turun ke Lapangan dalam Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

BNI Turun ke Lapangan dalam Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh Kredit Foto: Dok. BNI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melakukan aksi nyata dengan turun ke lapangan untuk membersihkan lumpur dan material sisa banjir bandang di fasilitas pendidikan.

Pembersihan yang dilakukan di Aceh Utara tersebut merupakan upaya BNI dalam mempercepat pemulihan lingkungan sekolah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas belajar mengajar pascabencana.

Baca Juga: Dana Rp1 Triliun dari Purbaya Telah Ludes, Bank Jakarta Minta Tambahan Rp20 Triliun

Aksi tersebut sejalan dengan upaya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menargetkan sekolah-sekolah terdampak di Aceh Utara dapat kembali beroperasi pada awal Januari 2026.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pembersihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam fase pemulihan awal, mengingat sekolah merupakan sarana vital bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak pascabencana.

"BNI berupaya hadir melalui aksi nyata di lapangan. Pembersihan sekolah dari lumpur dan material sisa banjir diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan belajar sehingga kegiatan pendidikan dapat segera berjalan kembali," ujar Okki, dikutip dari siaran pers BNI, Senin (5/1).

Dalam pelaksanaannya, BNI bersinergi dengan Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program BUMN Peduli bertajuk Satu Hati untuk Sumatera di bawah koordinasi Danantara Indonesia. Berbagai sarana dan sumber daya dikerahkan untuk mendukung proses pembersihan dan penanganan dampak banjir secara terkoordinasi.

Fasilitas pendidikan yang menjadi fokus kegiatan kali ini adalah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) atau Sekolah Dasar Islam Negeri 33 Aceh Utara. Untuk mendukung proses pembersihan, BNI mengerahkan alat berat berupa excavator, dump truck, mobil tangki air, serta melibatkan tenaga kerja lapangan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk pembersihan lanjutan, renovasi fasilitas, dan perbaikan sarana pendukung sekolah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: