Kredit Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti tantangan di era teknologi digital, khususnya terkait maraknya informasi yang tidak akurat di media sosial.
Kepala Negara menyebut media sosial memiliki peran positif, namun juga menyimpan potensi bahaya apabila tidak digunakan secara bijak. Ia menyoroti maraknya konten podcast dan pendapat sejumlah pihak yang dinilainya kerap berbicara tanpa dasar yang jelas.
“Ini zaman teknologi ya, jadi sekarang teknologi itu ada media sosial. Media sosial ini baik, tapi ada juga kadang-kadang bahayanya,” ujar Prabowo saat menyampaikan pidato di Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).
Presiden mengungkapkan bahwa tidak jarang dirinya mendapati berbagai analisis dan narasi di media sosial yang mengklaim memahami isi pikirannya, bahkan menyebut adanya konflik internal yang sebenarnya tidak pernah terjadi.
“Dengan banyak podcast-podcast, banyak pakar itu bicara asal bicara. Saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikiran Prabowo Subianto,” kata Prabowo.
Baca Juga: Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Presiden Prabowo Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat
Ia bahkan menyampaikan bahwa dirinya terkadang mengetahui isu tentang dirinya justru dari podcast dan media sosial, meski isi pembahasannya tidak sesuai dengan kenyataan.
“Kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto, saya cari podcast. Kira-kira apa ya yang sedang dipikirkan oleh Prabowo? Ngarang itu dia,” ujarnya disambut tawa hadirin.
Presiden menegaskan bahwa narasi yang berkembang di ruang digital sering kali dibangun untuk menciptakan kegaduhan, meski tidak memiliki dasar fakta. Ia menepis isu-isu yang menyebut adanya konflik internal di pemerintahannya.
“‘Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu’. Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada saudara-saudara,” tegasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait:
Advertisement