Kredit Foto: Indodax
Indodax mencatat nilai Proof of Reserves (PoR) menembus USD 1 miliar atau sekitar Rp18 triliun, berdasarkan data yang ditampilkan pada fitur Proof of Reserves CoinMarketCap, menandai peningkatan nilai cadangan aset kripto yang dapat diverifikasi publik melalui data on-chain.
Pencapaian tersebut diumumkan Indodax sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan memastikan ketersediaan cadangan aset dengan rasio 1:1 terhadap dana pengguna, meskipun pelaporan Proof of Reserves belum menjadi kewajiban regulator di Indonesia.
“Walaupun tidak diwajibkan pemerintah, Indodax berinisiatif mempublikasikan PoR sebagai bentuk transparansi. Informasi cadangan dan alamat dompet terkait dapat ditelusuri melalui blockchain, sehingga publik bisa melakukan verifikasi secara mandiri,” ujar CEO Indodax William Sutanto, di Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga: OJK Panggil Indodax soal Dugaan Dana Nasabah yang Hilang
Proof of Reserves merupakan metode verifikasi kriptografis yang digunakan oleh platform aset kripto untuk menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cadangan aset sesuai dengan saldo yang dilaporkan kepada pengguna. Melalui mekanisme ini, pengguna dapat memverifikasi secara independen keberadaan aset yang disimpan oleh platform melalui alamat dompet publik di jaringan blockchain.
CoinMarketCap menyediakan fitur Proof of Reserves untuk menampilkan informasi transparansi cadangan sejumlah exchange, termasuk data keterlacakan dompet publik dan pembaruan nilai cadangan yang disesuaikan dengan pergerakan harga pasar.
Peningkatan nilai PoR hingga melampaui USD 1 miliar terjadi seiring dinamika pasar kripto sepanjang periode terakhir. Dalam kondisi tertentu, kenaikan PoR dapat dipengaruhi oleh naiknya harga aset kripto utama yang menyebabkan nilai cadangan meningkat dalam denominasi dolar AS, serta bertambahnya arus masuk dana dan aktivitas transaksi di platform perdagangan aset digital.
Data pasar juga menunjukkan adanya peningkatan perhatian pelaku pasar terhadap aset kripto secara global, yang tercermin dari pergerakan harga dan volume transaksi. Pada periode yang sama, Bitcoin dilaporkan sempat bergerak di kisaran USD 93.000–94.000, seiring respons pasar terhadap berbagai sentimen global.
Baca Juga: Di Tengah Gejolak Global, Indodax Perkuat Posisi di Industri Kripto Nasional
Meski demikian, pergerakan nilai cadangan dan harga aset kripto masih sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk kondisi likuiditas global, kebijakan moneter, regulasi, serta perkembangan geopolitik yang dapat berubah dalam waktu singkat.
Di sisi lain, Indodax mengimbau pengguna untuk tetap menerapkan langkah pengamanan akun secara mandiri, terlepas dari tingkat transparansi platform. Perusahaan menekankan pentingnya penggunaan autentikasi berlapis serta kewaspadaan terhadap potensi kejahatan siber.
“Transparansi platform itu penting, tetapi edukasi keamanan pengguna juga sama pentingnya. Kami terus mendorong penggunaan keamanan berlapis dan praktik terbaik dalam menjaga akun serta perangkat,” kata William.
Publikasi Proof of Reserves menjadi salah satu indikator yang digunakan pelaku pasar untuk menilai tingkat transparansi dan kesiapan likuiditas sebuah platform aset kripto, terutama di tengah volatilitas pasar dan meningkatnya perhatian terhadap tata kelola industri aset digital.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement