Kredit Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
Harga emas melanjutkan penguatan pada Selasa (6/1). Kenaikan didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven menyusul penangkapan dari Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
Dilansir dari Reuters, Rabu (7/1), Harga emas spot naik 0,8% ke US$4.485,39. Emas berjangka ditutup menguat 1% ke US$4.496,10.
Baca Juga: Morgan Stanley Prediksi Harga Emas Tembus US$4.800
Logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan tajam. Perak spot melonjak 5,4% ke US$80,68. Platinum spot naik 7,2% ke US$2.435,20. Sementara palladium menguat 5,9% ke US$1.821,68.
“Trader logam mulia saat ini melihat lebih banyak risiko ke depan dibandingkan pelaku pasar saham dan obligasi,” kata Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengajukan pembelaan tidak bersalah atas dakwaan narkotika setelah ditangkap oleh Amerika Serikat (AS). Hal tersebut telah mendorong berlanjutnya permintaan safe haven untuk emas dan perak.
Investor kini menantikan laporan bulanan ketenagakerjaan dari Amerika Serikat. Ia dipandang krusial dalam membentuk ekspektasi arah kebijakan moneter Federal Reserve.
Saat ini, trader memperkirakan bank sentral akan memangkas suku bunga sebanyak dua kali sepanjang tahun ini. Namun Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin mengatakan setiap perubahan suku bunga ke depan harus disesuaikan secara hati-hati guna menyeimbangkan risiko terhadap inflasi dan tingkat pengangguran.
Baca Juga: Dolar Menguat Tipis, Dampak Invasi ke Venezuela Cepat Mereda
Emas yang tidak memberikan imbal hasil, cenderung diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement