- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Meski Ada Risiko Geopolitik, Bursa Asia Sukses Menguat Dipimpin Saham AI
Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan di Senin (12/1). Saham sektor kecerdasan buatan (AI) memimpin penguatan seiring meningkatnya optimisme terhadap prospek sektor teknologi, meskipun laju kenaikan tertahan oleh risiko geopolitik dan faktor ekonomi makro global.
Dilansir Selasa (13/1), berikut ini adalah catatan pergerakan sejumlah indeks utama dari Bursa Asia. Semua bursa catatkan kenaikan dalam perdagangan kali ini:
- Hang Seng (Hong Kong): Naik 1,44% ke 26.608,48
- CSI 300 (China): Naik 0,65% ke 4.789,92
- Shanghai Composite (China): Naik 1,09% ke 4.165,29
- Nikkei 225 (Jepang): Libur Hari Kedewasaan
- Topix (Jepang): Libur Hari Kedewasaan
- Kospi (Korea Selatan): Naik 0,84% ke 4.624,79
- Kosdaq (Korea Selatan): Naik 0,20% keĀ 949,81
Optimisme terhadap saham teknologi muncul setelah penjualan pada bulan lalu yang kuat dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC). Hal itu turut mendukung sentimen pasar regional dari Asia.
Namun volume perdagangan kali ini relatif rendah karena libur pasar di Jepang. Sementara data tenaga kerja luar pertanian yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat ekspektasi suku bunga jangka pendek tetap tidak berubah dari Amerika Serikat (AS).
Sentimen investor tetap hati-hati karena beberapa ketegangan geopolitik global, termasuk protes yang terus berlangsung di Iran. Selain itu, pasar juga menyoroti masih panasnya hubungan dari China-Jepang.
Pasar juga tengah menyoroti adanya kemungkinan operasi militer di Greenland. Hal tersebut dicurigai akan dilancarkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Baca Juga: Lego Saham Bank JTrust (BCIC), Pengendali Kantongi Rp272,29 Miliar
Trump juga tengah menjadi sorotan menyusul dugaan upaya kriminalisasi terhadap Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell. Hal ituĀ meningkatkan kekhawatiran tentang independensi bank sentral dan mempengaruhi sentimen pasar global.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement