Trump Mesti Waspada, Hilangnya Independensi The Fed Bisa Mengancam Ekonomi AS
Kredit Foto: Istimewa
Gubernur Bank Sentral Finlandia, Olli Rehn memperingatkan bahaya upaya melemahkan independensi dari Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed).
Rehn mengatakan salah satu ancaman dampak itu adalah terdorongnya inflasi hingga terancamnya stabilitas sistem keuangan dari AS. Hal itu merupakan sesuatu yang tak ingin dijumpai oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Baca Juga: Dinginnya Respons Trump Soal Kriminalisasi Bos The Fed
“Jika independensi bank sentral dirongrong, itu berarti kita bisa melihat semacam kenaikan inflasi yang bersifat struktural,” kata Rehn, dilansir Kamis (15/1).
Ia menambahkan bahwa ancaman atau tindakan yang mengganggu independensi bank sentral dapat merusak kepercayaan pasar keuangan, termasuk pasar obligasi. Menurutnya, hal tersebut justru akan berdampak negatif bagi stabilitas keuangan dari Amerika Serikat.
“Ancaman terhadap independensi bank sentral dapat merusak kredibilitas pasar keuangan dan pasar obligasi. Karena itu, demi kepentingan pasar obligasi dan stabilitas keuangan, independensi dan otonomi kebijakan moneter harus dipertahankan,” ujarnya.
Baca Juga: Terungkap Alasan Rezim Trump Kriminalisasi Ketua The Fed
Pernyataan Rehn menambah daftar pejabat bank sentral global yang menyuarakan dukungan terhadap independensi dari Federal Reserve. Ia secara luas dipandang sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas harga, kepercayaan pasar dan ketahanan sistem keuangan global.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Advertisement