Kredit Foto: WE
Menteri Perdagangan Budi Santoso memperkenalkan program Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk membantu mahasiswa menjadi wirausaha, yaitu Campuspreneur.
Program ini merupakan salah satu kegiatan dalam program “Dari Lokal untuk Global” yang dapat dimanfaatkan para mahasiswa. Dan bertujuan untuk memperkuat kapasitas wirausaha sekaligus membuka akses ke pasar global.
Baca Juga: Kemendag Dorong Pemda Tingkatkan Pengawasan Barang Beredar dan Jasa
Ini disampaikan Mendag dalam pembukaan simposium Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (BEM PTMA) bertema “Redefinisi Peran Mahasiswa PTMA: Mengawal Konsolidasi Demokrasi dan Kedulatan Menuju Indonesia Emas 2045”. Simposium digelar di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026).
“Untuk memunculkan dan melatih jiwa kewirausahaan, Kemendag memiliki program Campusprenuer, yakni sebuah bentuk kerja sama dengan universitas dalam bentuk pelatihan ekspor dan pendampingan desain produk,” ungkap Mendag Busan, dikutip dari siaran pers Kemendag, Rabu (21/1).
Campuspreneur merupakan upaya kerja sama pemerintah dengan institusi pendidikan untuk melahirkan generasi muda yang memiliki jiwa wirausaha.
Program ini berfokus pada pengembangan produk ekspor, pengembangan pelaku usaha ekspor, dan pengembangan pasar ekspor. Campuspreneur terbuka untuk umum sehingga tepat untuk dimanfaatkan mahasiswa yang berminat berwirausaha.
Sementara itu, menanggapi pentingnya peran wirausahawan dalam percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, Mendag Busan berpendapat, kolaborasi institusi pendidikan dan pemerintah menjadi penting.
Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menciptakan inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta merespons tantangan perekonomian global.
“Program pemerintah memiliki kesamaan dengan visi dan misi Muhammadiyah untuk Islam yang berkemajuan,” kata Mendag Busan.
Mendag Busan juga memaparkan sejumlah program prioritas Kementerian Perdagangan yang membuka ruang bagi kontribusi akademisi dan mahasiswa.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait:
Advertisement