Meski Makin Ketat, Bank Indonesia Perkirakan Penyaluran Kredit Tumbuh di Awal 2026
Kredit Foto: Istimewa
Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) menunjukkan penyaluran kredit baru pada triwulan IV 2025 mengalami peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya. Peningkatan tersebut tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan kredit baru yang mencapai 88,92%, lebih tinggi dibandingkan SBT triwulan III 2025 sebesar 82,33%.
Bank Indonesia juga memprakirakan penyaluran kredit baru pada triwulan I 2026 tetap tumbuh, meskipun dengan laju yang lebih moderat. Hal ini tercermin dari proyeksi SBT permintaan kredit baru sebesar 55,74%.
Dari sisi standar penyaluran, survei mengindikasikan kebijakan kredit pada triwulan IV 2025 relatif lebih longgar dibandingkan triwulan sebelumnya. Kondisi tersebut tercermin dari Indeks Lending
Standard (ILS) yang berada pada level negatif sebesar -2,59. Pelonggaran standar penyaluran kredit antara lain terjadi pada aspek biaya persetujuan kredit, jangka waktu kredit, serta suku bunga kredit.
Namun demikian, pada triwulan I 2026, standar penyaluran kredit diperkirakan kembali lebih berhati-hati.
Baca Juga: BI Proyeksikan Ekonomi Tumbuh hingga 5,7% di 2026
Hal ini tercermin dari proyeksi ILS sebesar 2,75, yang mengindikasikan adanya pengetatan dibandingkan triwulan sebelumnya.
Sementara itu, responden survei memperkirakan outstanding kredit hingga akhir tahun 2026 akan tumbuh lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Prospek tersebut didukung oleh kondisi ekonomi dan moneter yang dinilai tetap baik, serta risiko penyaluran kredit yang diperkirakan masih terjaga.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement