Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Asing Masuk, Disebut Kuasai 8,5% Saham NANO

Investor Asing Masuk, Disebut Kuasai 8,5% Saham NANO Kredit Foto: Nanotech Indonesia Global
Warta Ekonomi, Jakarta -

LDA Capital, kelompok investasi alternatif global yang didirikan oleh Warren B. dan Anthony R., disebut menguasai 8,5% saham PT Nanotech Indonesia Global Tbk (IDX: NANO).

Langkah strategis ini menjadi optimisme NANO memasuki fase validasi internasional dan siap melangkah ke panggung investasi global.

Masuknya investor global kembali menegaskan daya tarik teknologi Indonesia di mata dunia. 

LDA Capital dikenal sebagai investor global dengan keahlian mendalam dalam transaksi lintas batas. Secara kolektif, tim LDA Capital telah menyelesaikan lebih dari 350 transaksi di pasar menengah publik dan swasta yang tersebar di 45 negara, dengan nilai transaksi kumulatif melampaui AS$11 miliar. Rekam jejak ini menempatkan LDA Capital sebagai institusi yang tidak hanya membawa modal, tetapi juga standar global, disiplin investasi, serta jaringan internasional yang luas.

Keputusan LDA Capital untuk mengambil kepemilikan signifikan di NANO mencerminkan keyakinan kuat terhadap fondasi ilmiah, kesiapan operasional, dan prospek komersialisasi teknologi Perseroan. Anthony Romano, salah satu Pendiri dan Managing Partner LDA Capital, menegaskan bahwa daya tarik NANO terletak pada pendekatan ilmiah yang terstruktur dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Model operasional NANO yang berbasis ilmu pengetahuan sangat selaras dengan peningkatan permintaan teknologi terapan yang sangat berdampak pada industri. NANO telah membangun portofolio kontrak yang dijamin, dengan dukungan kepemimpinan ilmiah yang kredibel. Kami senang sekali mendukung NANO di saat memasuki tahap pelaksanaan dan memberikan solusi teknologi praktis di seluruh Indonesia maupun kawasan ini,” ujar Anthony Romano dalam keterangan resminnya.

Kepemilikan 8,5% saham oleh LDA Capital bukanlah langkah spekulatif, melainkan komitmen strategis jangka menengah dan panjang. Bagi pasar, ini merupakan sinyal keras bahwa NANO telah melampaui fase konseptual dan memasuki tahap eksekusi nyata fase di mana teknologi, kontrak bisnis, dan kepemimpinan ilmiah bertemu dalam satu kesatuan yang siap diskalakan.

Baca Juga: NANO Terima Dukungan Rp200 Miliar dari SoftBank, Siap Transformasi Besar Teknologi Kesehatan

Masuknya investor global dengan reputasi internasional ini membuka akses NANO terhadap modal global, struktur pembiayaan strategis, serta peluang kolaborasi lintas negara, sekaligus memperkuat kredibilitas Perseroan di mata investor institusional.

Momentum ini juga memperbesar peluang re-rating valuasi seiring meningkatnya kepercayaan pasar terhadap fundamental dan arah pertumbuhan jangka panjang NANO.

Dengan dukungan LDA Capital, NANO kini berdiri pada posisi strategis sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang tidak hanya diakui secara domestik, tetapi juga dipercaya oleh investor global.

Hal ini bukan sekadar kepemilikan saham ini adalah pernyataan bahwa teknologi nasional telah siap berperan lebih besar dalam menjawab kebutuhan industri Indonesia dan kawasan, dengan standar dan kepercayaan kelas dunia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: