Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Kena Trading Halt! Saham Konglo dan Bank Jumbo Berguguran

IHSG Kena Trading Halt! Saham Konglo dan Bank Jumbo Berguguran Kredit Foto: Forex
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau anjlok 8% ke level 8.261,78 pada sesi II Rabu (28/1) hingga berujung penghentian sementara perdagangan atau trading halt selama 30 menit. Ini terjadi menyusul pengumuman kebijakan MSCI. 

Mayoritas saham bergerak di zona merah, dengan 768 saham melemah, hanya 28 saham yang menguat, dan 8 saham tercatat stagnan. Koreksi tajam ini turut menyeret saham-saham konglomerat serta perbankan berkapitalisasi besar hingga menyentuh batas Auto Rejection Bawah (ARB).

Dari Grup Barito milik Prajogo Pangestu, tekanan terlihat merata di hampir seluruh lini saham. Hingga sesi siang ini, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) merosot 14,81% ke Rp2.300, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 14,47% ke Rp8.125, PT Petrosea Tbk (PTRO) terjun 14,87% ke Rp7.300.

Sementara itu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 13,76% ke Rp1.535, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ikut terkoreksi 8,57% ke Rp6.400 dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) merosot 15% ke Rp1.190.

Baca Juga: IHSG Babak Belur, BEI Janji Kerahkan Seluruh Upaya Stabilkan Pasar

Tekanan serupa juga menghantam saham-saham Grup Bakrie. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terkoreksi 14,53% ke Rp294, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) ambrol 14,97% ke Rp1.420, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 14,67% ke Rp1.105, sedangkan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melemah 14,93% ke Rp570.

Di sisi lain, saham PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) milik Grup Sinar Mas anjlok 15% ke Rp98.600. Dari Grup Agung Sedayu, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) terperosok 14,89% ke Rp9.575 dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) jatuh 14,68% ke Rp6.250. 

Tekanan juga terasa di Grup Emtek, dengan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melemah 13,94% ke Rp895 dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 10,53% ke Rp272.

Saham-saham yang terkait dengan Hapsoro tak luput dari gelombang koreksi. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ambruk 15% ke Rp4.590, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) turun 14,97% ke Rp6.250, dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) terkoreksi 15% ke Rp1.445. 

Sementara itu, saham-saham yang terafiliasi dengan Haji Isam juga melemah tajam. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) loyo 14,83% ke Rp9.475, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) turun 14,96% ke Rp1.905, dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) terkoreksi 14,33% ke Rp2.630.

Baca Juga: IHSG Ambruk Hampir 8% Karena MSCI, Begini Respon BEI

Saham terafiliasi Hasyim Djojohadikusumo pun tak lepas dari pelemahan. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) tercatat ambles 14,98% ke Rp2.270 dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) terperosok 9,75% ke Rp2.500.

Lebih lanjut, tekanan berat turut menimpa sektor perbankan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) siang ini ambruk 6% ke Rp7.050.

Level ini bahkan tercatat lebih buruk jika ditarik sejak periode pandemi Covid-19 pada 2022. Sebelumnya, pada Oktober 2025, BBCA juga sempat turun ke kisaran Rp7.250–Rp7.375, yang menjadi harga penutupan terendah dalam tiga tahun terakhir.

Saham bank-bank besar lainnya ikut terseret. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 5,61% ke Rp4.540, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 5,24% ke Rp3.620, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) terkoreksi 4,93% ke Rp2.120, sedangkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) ambruk 4,02% ke Rp1.195.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: