Cedera Tendon Achilles : Waspadai Nyeri di Tumit Belakang
Oleh: Dr. Siti Shalihah Suriadiredja, Sp. KO, Dokter spesialis kedokteran olahraga RS Premier Bintaro
Kredit Foto: Unplash.com/Fitsum Admasu
Tendon Achilles merupakan tendon terbesar dan terkuat di tubuh manusia yang menghubungkan otot betis (gastrocnemius dan soleus) dengan tulang tumit (calcaneus). Tendon ini memiliki peran penting dalam berbagai aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berlari, dan melompat.
Cedera tendon Achilles cukup sering terjadi, terutama pada pelari, pemain basket, futsal, serta olahraga lain yang melibatkan lompatan dan akselerasi mendadak. Tanpa penanganan yang tepat, cedera ini dapat mengganggu mobilitas dan kualitas hidup.
Penyebab Cedera Tendon Achilles
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera tendon Achilles antara lain:
- Peningkatan intensitas atau frekuensi latihan secara tiba-tiba
- Penggunaan sepatu olahraga yang tidak sesuai atau sudah usang
- Otot betis yang tegang dan kurang fleksibel
- Kelainan struktur kaki, seperti flat foot (kaki datar)
- Riwayat cedera sebelumnya atau kondisi medis tertentu, seperti diabetes
Cedera pada tendon Achilles dapat berupa peradangan (tendinitis), perubahan degeneratif (tendinosis), hingga robekan parsial maupun total.
Gejala Cedera Tendon Achilles
Gejala yang umum dirasakan meliputi:
- Nyeri di bagian belakang tumit, terutama saat bangun tidur
- Rasa kaku atau tegang pada tendon saat mulai bergerak
- Nyeri yang memburuk saat berlari, melompat, atau naik tangga
- Penebalan atau benjolan kecil di sepanjang tendon
- Pada robekan total, dapat terdengar bunyi “pop” disertai ketidakmampuan berdiri jinjit
- Penanganan Cedera Tendon Achilles
Penanganan awal bertujuan untuk mengurangi nyeri dan mencegah cedera bertambah parah, antara lain:
- Mengistirahatkan kaki dari aktivitas berat
- Mengompres area yang nyeri dengan es secara berkala
- Mengonsumsi obat anti-inflamasi sesuai anjuran medis
- Menggunakan sepatu dengan penyangga tumit atau insole khusus
Pada kondisi kronis atau robekan yang berat, tindakan lanjutan hingga pembedahan mungkin diperlukan sesuai evaluasi dokter.
Tatalaksana Tendon Achilles di RS Premier Bintaro
Orthosports Wellness Center RS Premier Bintaro menyediakan program rehabilitasi dan rekondisi yang terarah dan terintegrasi, meliputi:
- Latihan eksentrik untuk penguatan otot betis
- Peregangan otot gastrocnemius dan soleus
- Latihan penguatan fungsional secara bertahap
- Evaluasi biomekanik kaki dan pola berjalan
Seluruh program disesuaikan dengan tingkat keparahan cedera serta kebutuhan dan tujuan aktivitas pasien, guna mempercepat pemulihan dan mencegah cedera berulang.
Kapan Harus Berkonsultasi?
Segera konsultasikan ke Orthosports Wellness Center RS Premier Bintaro apabila Anda mengalami nyeri di belakang tumit lebih dari satu minggu, atau nyeri tajam yang disertai kelemahan saat berjalan. Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah kerusakan tendon lebih lanjut dan menghindari tindakan operasi.
Baca Juga: Akselerasi Pengembangan Prestasi Olahraga RI, Bank Mandiri Luncurkan JLM
Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang sesuai, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Premier Bintaro. Pemeriksaan akan dilakukan oleh tim medis berpengalaman dengan metode yang sesuai dengan kondisi Anda. Kunjungi website kami di rspremierbintaro.com. Selain itu, dapat juga melalui WhatsApp di 0812-2230-9911 atau telepon ke RS Premier Careline di 1500 908.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: