Putuskan Mundur, Begini Rekam Jejak Mahendra Siregar Sebelum Duduk di Kursi Panas Ketua DK OJK
Kredit Foto: OJK
Mahendra Siregar menempuh perjalanan panjang di pemerintahan dan diplomasi sebelum dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia resmi mengucapkan sumpah jabatan dan dilantik di Mahkamah Agung pada 20 Juli 2022 setelah lebih dari satu dekade menduduki posisi strategis di bidang ekonomi, keuangan, dan hubungan internasional.
Sebelum memimpin OJK, Mahendra menjabat Wakil Menteri Luar Negeri sejak 25 Oktober 2019 hingga 19 Juli 2022. Dalam periode tersebut, ia berperan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan luar negeri Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan kerja sama ekonomi dan diplomasi perdagangan internasional.
Sebelum menjadi Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra dipercaya sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat pada 2019. Penugasan diplomatik tersebut menempatkannya di pusat hubungan bilateral Indonesia–Amerika Serikat, termasuk kerja sama ekonomi, investasi, dan perdagangan.
Baca Juga: Ini Alasan Mahendra Siregar Mundur dari Kursi Ketua DK OJK
Jejak karier Mahendra di bidang ekonomi dimulai jauh sebelum itu. Ia pernah menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada periode 2013–2014. Dalam posisi tersebut, Mahendra bertanggung jawab atas kebijakan dan koordinasi penanaman modal, baik penanaman modal dalam negeri maupun asing.
Sebelumnya, Mahendra menjabat Wakil Menteri Keuangan pada 2011–2013. Pada periode ini, ia terlibat dalam perumusan kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara. Sebelum itu, ia juga menjabat Wakil Menteri Perdagangan pada 2009–2011, dengan fokus pada penguatan perdagangan nasional dan akses pasar internasional.
Baca Juga: Mahendra Siregar Putuskan Mundur dari OJK!
Selain mengemban jabatan di institusi pemerintah, Mahendra juga pernah memegang berbagai posisi komisaris di sejumlah korporasi dan organisasi internasional. Pengalaman tersebut melengkapi rekam jejaknya di sektor publik dan memberikan perspektif terhadap tata kelola korporasi serta dinamika sektor keuangan dan investasi.
Dari sisi pendidikan, Mahendra memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1986. Ia kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar Master of Economics dari Monash University, Melbourne, pada 1991.
Dengan latar belakang pendidikan ekonomi serta pengalaman panjang di bidang keuangan negara, perdagangan, investasi, dan diplomasi, Mahendra dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK pada Juli 2022 untuk memimpin lembaga pengawas sektor jasa keuangan nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement