Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ford dan Xiaomi Bantah Kabar Akan Bikin Perusahaan Patungan untuk Produksi Mobil Listrik di AS

Ford dan Xiaomi Bantah Kabar Akan Bikin Perusahaan Patungan untuk Produksi Mobil Listrik di AS Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ford dan Xiaomi membantah sebuah laporan dari Financial Times yang menyebut kalau kedua perusahaan besar tersebut akan membentuk usaha patungan untuk memproduksi mobil listrik di Amerika Serikat (AS).

Disitat dari Carnewschina, Xiaomi menyatakan laporan negosiasi dengan Ford mengenai usaha patungan adalah salah dan bahwa perusahaan tersebut belum melakukan diskusi akan hal ini. Xiaomi juga mengatakan bahwa saat ini mereka tidak menjual produk atau jasa di Amerika Serikat.

Senada dengan pihak Xiaomi, Ford pun memberikan statement kalau kabar itu tidak lah benar dan tanpa dasar faktual.

Financial Times melaporkan bahwa empat orang yang mengetahui masalah ini mengatakan Ford telah mengadakan diskusi awal dengan Xiaomi tentang potensi kerja sama yang dapat mengarah pada produksi kendaraan listrik di Amerika Serikat.

Baca Juga: Penjualan Mobil Berbahan Bakar Bensin di China Terus Menurun Hampir Dua Kali Lipat

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa Ford telah berkomunikasi dengan BYD dan produsen mobil China lainnya mengenai potensi kerja sama di pasar AS. Klaim ini tidak dikonfirmasi oleh kedua perusahaan tersebut.

Pernyataan publik oleh para eksekutif Ford sebelumnya telah menyoroti minat pada teknologi mobil listrik dari China.

CEO Ford, Jim Farley, secara terbuka memuji mobil listrik buatan China dan juga telah mengimpor Xiaomi SU7 untuk penggunaan pribadi.

Farley juga memperingatkan bahwa pesaing dari China merupakan ancaman signifikan bagi produsen mobil di Barat dan mengatakan bahwa perusahaan China kemungkinan akan memasuki pasar AS.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel: