Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ini Daftar Orang Terkaya di Indonesia, Prajogo Belum Tergeser

Ini Daftar Orang Terkaya di Indonesia, Prajogo Belum Tergeser Kredit Foto: Barito Pacific
Warta Ekonomi, Jakarta -

Takhta orang terkaya di Indonesia pada awal Februari 2026 masih dipegang oleh Prajogo Pangestu, meski nilai kekayaannya turun tajam secara harian seiring tekanan di pasar saham domestik. Berdasarkan Forbes Real-Time Billionaires List, kekayaan Prajogo tercatat US$27,3 miliar, turun 10,11% dalam satu hari.

Penurunan kekayaan Prajogo terjadi di tengah pelemahan pasar saham nasional. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan 2 Februari 2026 melemah tajam, dipicu aksi jual masif saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor energi, petrokimia, dan komoditas. Tekanan pasar dipengaruhi kombinasi sentimen global, pelemahan harga komoditas, serta kekhawatiran investor terhadap prospek jangka pendek pasar keuangan.

Di posisi kedua, Low Tuck Kwong membukukan kekayaan US$21,8 miliar, turun 1,96% secara harian. Tekanan pada harga saham dan volatilitas sektor batu bara turut memengaruhi nilai aset pengusaha tambang tersebut.

Baca Juga: Belum Berhenti! Prajogo Pangestu Angkut Lagi Rp12,91 Miliar Saham CUAN

Di bawah dua nama teratas, bersaudara Hartono R. Budi Hartono dan Michael Hartono yang menempati peringkat ketiga dan keempat. Berbeda dengan Prajogo dan Low Tuck Kwong, kekayaan keduanya justru naik 1,43% secara harian menjadi masing-masing US$20,4 miliar dan US$19,6 miliar, ditopang kinerja sektor perbankan dan konsumer.

Berikut 20 orang terkaya di Indonesia per Februari 2026 beserta pergerakan harian kekayaannya:

  1. Prajogo Pangestu US$27,3 miliar, -10,11%
  2. Low Tuck Kwong US$21,8 miliar, -1,96%
  3. R. Budi Hartono US$20,4 miliar, +1,43%
  4. Michael Hartono US$19,6 miliar, +1,43%
  5. Tahir US$10,4 miliar, -1,22%
  6. Otto Toto Sugiri US$8,5 miliar, -1,45%
  7. Sri Prakash Lohia US$8,4 miliar, -0,25%
  8. Marina Budiman US$6,1 miliar, -1,53%
  9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono US$5,6 miliar, -6,82%
  10. Agoes Projosasmito US$4,9 miliar, -16,12%
  11. Manoj Punjabi US$4,7 miliar, -14,59%
  12. Haryanto Tjiptodihardjo US$4,6 miliar, -14,18%
  13. Chairul Tanjung US$4,3 miliar, -1,32%
  14. Theodore Rachmat US$4,2 miliar, -1,81%
  15. Hermanto Tanoko US$4,1 miliar, -11,17%
  16. Han Arming Hanafia US$4,0 miliar, -1,45%
  17. Dewi Kam US$3,8 miliar, -1,76%
  18. Sukanto Tanoto US$3,8 miliar, 0,00%
  19. Martua Sitorus US$3,6 miliar, -0,05%
  20. Peter Sondakh US$3,4 miliar, -7,46%

Catatan: Angka mencerminkan pergerakan harian dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti harga pasar.

Baca Juga: Emiten Low Tuck Kwong (MYOH) Salurkan Pinjaman Rp25 Miliar ke TRJA

Secara keseluruhan, Forbes Real-Time Billionaires List mencatat mayoritas konglomerat Indonesia mengalami koreksi kekayaan pada awal Februari, mencerminkan tekanan luas di pasar saham. Dari 20 orang terkaya, hanya segelintir yang mencatat kenaikan harian, sementara sebagian besar terdampak pelemahan harga saham dan sentimen pasar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: