Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ariya EV 2026: Mobil Listrik Nissan dengan Antarmuka Google Built-in

Ariya EV 2026: Mobil Listrik Nissan dengan Antarmuka Google Built-in Kredit Foto: Nissan ariya 2026
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nissan Ariya 2026 hadir sebagai penyegaran (facelift) pertama sejak debutnya pada 2022, dengan fokus pada desain minimalis, teknologi lebih cerdas, dan peningkatan kenyamanan kabin yang kini makin modern.

Perubahan paling mencolok pada versi 2026 terlihat di bagian depan yang kini tampil lebih sederhana tanpa panel hitam besar dan menonjolkan logo Nissan yang menyala, memberi kesan estetika bersih nan futuristik.

Lampu siang hari (DRL) terbaru kini menggunakan pola tiga garis melengkung, menggantikan bentuk sudut sebelumnya, serta tiadanya intake samping yang menyumbang tampilan lebih halus dan aerodinamis.

Desain baru tersebut makin menguatkan karakter Ariya yang lebih modern dan selaras dengan arah estetika mobil listrik Nissan lain seperti Nissan Leaf generasi terbaru.

Di sisi teknologi, Nissan memperkenalkan sistem infotainment berbasis Google Built-in yang terintegrasi langsung ke dalam interface kendaraan, memungkinkan akses ke Google Maps, Google Assistant, dan Google Play Store tanpa perlu koneksi ponsel.

Fitur ini memperluas pengalaman digital pengendara dan penumpang, menjadikan navigasi, hiburan, dan konektivitas sehari-hari lebih intuitif dan mudah diakses.

Selain itu, Ariya facelift juga dilengkapi Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan SUV ini menyuplai daya hingga 1.500 watt ke perangkat eksternal, berguna saat aktivitas luar ruangan atau keadaan darurat.

Suspensi kendaraan pun telah dituning ulang untuk menghadirkan kenyamanan berkendara yang lebih halus, khususnya di kondisi jalan Jepang yang menjadi basis pertama peluncuran facelift ini.

Walaupun lini produk Ariya dihentikan produksinya di Amerika Serikat untuk tahun model 2026, Nissan tetap memasarkan Ariya yang diperbarui di pasar lain seperti Jepang, Australia, dan kemungkinan negara lain di Eropa dan Asia Tenggara.

Untuk pilihan unit dan performa, facelift Ariya mempertahankan konfigurasi yang serupa dengan model sebelumnya, mencakup opsi motor listrik FWD (penggerak roda depan) dan dual-motor e-4ORCE AWD (all-wheel drive) yang menawarkan tenaga dan traksi lebih kuat.

Ariya generasi sebelumnya tersedia dengan baterai sekitar 63–87 kWh, menawarkan angka range WLTP yang kompetitif antara jarak menengah sampai jauh tergantung varian dan kondisi pengendaraan.

Ruang kabin Ariya dikenal luas memberi nuansa premium dengan dashboard horizontal lebar, tampilan layar ganda besar (sekitar 12,3 inci untuk instrumen + infotainment) dan layout konsol yang bersih, serta pilihan trim kulit terbaru untuk facelift.

Baca Juga: Mobil Listrik Nissan Ariya Kembangkan Daya Melalui Panel Surya, Diklaim Mampu Menjangaku 23 km Per Hari

Ruang kaki dan bagasi tetap lapang, sehingga cocok untuk penggunaan keluarga atau perjalanan jauh, sekaligus memberi kenyamanan berkendara yang seimbang antara fungsionalitas dan gaya.

Meskipun Nissan belum merilis harga resmi untuk pasar Asia atau Australia, perkiraan level banderol kemungkinan tetap berada di segmen EV SUV menengah-premium, sedikit lebih tinggi dari varian 2022 karena peningkatan fitur dan teknologi baru.

Nissan juga dijadwalkan membawa Ariya facelift ke berbagai pameran otomotif 2026 di kawasan Asia-Pasifik, termasuk kemungkinan tampil di regional besar seperti IIMS 2026 di Indonesia bila terdapat permintaan pasar dan dukungan dealer setempat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: