Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Lawan Tren Global, Vendor China Jual RAM Setengah Harga di Tengah Krisis Memori

Lawan Tren Global, Vendor China Jual RAM Setengah Harga di Tengah Krisis Memori Kredit Foto: Cmxt.com
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah lonjakan harga dan kelangkaan Random Access Memory (RAM) global, produsen memori asal China, ChangXin Memory Technologies (CXMT), melakukan langkah berlawanan dengan menawarkan produk berharga sangat murah. 

Berdasarkan pantauan pasar, CXMT menjual modul DDR4 ECC 32 GB seharga 138 dollar AS (sekitar Rp 2,1 juta), jauh di bawah harga pasar internasional yang berkisar antara 300 hingga 400 dollar AS. 

Namun, harga kompetitif ini saat ini hanya berlaku untuk pasar domestik China dan belum sepenuhnya berdampak pada tren harga di pasar global.

Meskipun agresif dalam harga, CXMT masih menghadapi tantangan besar untuk menyaingi raksasa seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron dalam hal efisiensi daya serta desain fisik. 

Hingga tahun 2025, pangsa pasar DRAM global CXMT diperkirakan baru mencapai kisaran 4 hingga 5 persen. 

Saat ini perusahaan sedang berupaya memperluas kapasitas produksi untuk memori generasi berikutnya, termasuk High-Bandwidth Memory (HBM).

Upaya ekspansi CXMT dibayangi oleh tekanan geopolitik, di mana Amerika Serikat terus membatasi akses China terhadap peralatan produksi memori canggih. 

Baca Juga: Harga Komponen Memori Meroket, Smartphone Generasi Mendatang Diprediksi Akan Lebih Mahal

Analis dari Citi memprediksi bahwa hambatan teknologi ini dapat menghambat rencana penggandaan produksi DDR5 milik CXMT tahun depan. 

Selain itu, Reuters melaporkan bahwa AS tengah mempertimbangkan untuk memasukkan CXMT ke dalam 'Entity List' yang lebih ketat guna memberlakukan pembatasan operasional yang lebih berat terhadap perusahaan tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: