Seleksi Masuk Bersama Politeknik Pariwisata 2026 Dibuka, Kuota Capai 2.166 Mahasiswa
Kredit Foto: Kementerian Pariwisata
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui Seleksi Bersama Masuk (SBM) Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Tahun Akademik 2026/2027 resmi dibuka oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).
Pembukaan SBM tersebut merupakan bagian dari strategi Kemenpar dalam memperkuat fondasi pembangunan pariwisata nasional melalui penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Strategi Industri dan SDM untuk Pertumbuhan Ekonomi
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan transformasi menuju pariwisata berkualitas sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia.
Ini disampaikan Menpar saat sambutan secara daring pada acara peluncuran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui Seleksi Bersama Masuk (SBM) Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Tahun Akademik 2026/2027 di Jakarta, (11/2/2026).
“Daya saing sektor pariwisata ke depan tidak hanya bergantung pada destinasi, tetapi juga pada kualitas layanan, pengalaman wisatawan, serta kemampuan industri dalam beradaptasi dengan perubahan global,” ucapnya, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Jumat (13/2).
Sepanjang 2025, kinerja pariwisata Indonesia menunjukkan momentum positif yang memperkuat optimisme pembangunan sektor ini. Kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 15,39 juta orang, sementara perjalanan wisatawan nusantara menembus 1,2 miliar perjalanan. Rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara tercatat sebesar 1.267 dolar AS, melampaui target yang telah ditetapkan. Sektor pariwisata juga menyerap 25,91 juta tenaga kerja dan terus menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional.
Untuk menjaga tren positif tersebut, Kemenpar menetapkan lima program unggulan tahun 2026, yaitu Peningkatan Keselamatan Berwisata, Pengembangan dan Penguatan Desa Wisata, Program Pariwisata Berkualitas, Event by Indonesia, serta transformasi digital pariwisata melalui Tourism 5.0.
“Oleh karena itu, industri pariwisata membutuhkan sumber daya manusia yang mampu membaca tren, memahami kebutuhan wisatawan dan industri, menguasai teknologi, serta memiliki perspektif keberlanjutan,” kata Menpar.
Menpar Widiyanti meyakini Politeknik Pariwisata memegang peran strategis dalam memberikan fondasi pendidikan vokasi yang kuat, membekali generasi muda dengan keterampilan terapan, pemahaman industri yang komprehensif, serta kesiapan menghadapi tuntutan dunia kerja. Hal ini termasuk pemahaman mendalam mengenai standar keselamatan, kualitas layanan, dan konsistensi pengalaman yang kini menjadi ekspektasi dasar wisatawan global.
“Proses pembelajaran, pembentukan karakter, dan penguatan kompetensi yang dijalani sejak hari ini akan menjadi bekal penting untuk menjawab kebutuhan industri pariwisata masa depan. Semoga penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Bersama Masuk tahun akademik 2026/2027 berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pariwisata Indonesia,” kata Menpar.
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar, Martini Mohamad Paham, menyampaikan SBM Poltekpar merupakan langkah strategis untuk menjaring calon mahasiswa terbaik melalui proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberikan kesempatan yang adil bagi putra-putri terbaik bangsa.
“Seleksi bersama ini menjadi wujud komitmen kita dalam memperkuat citra dan posisi Poltekpar sebagai institusi pendidikan vokasi pariwisata yang terpercaya dan menjadi pilihan utama masyarakat,” kata Martini.
Politeknik Pariwisata sebagai institusi pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam mencetak talenta pariwisata yang unggul, berkarakter, dan siap kerja. Melalui SBM ini diharapkan terjaring generasi muda yang memiliki minat, potensi, serta komitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya