Kredit Foto: Antara
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) proyeksikan pertumbuhan kredit perbankan pada 2026 berada di kisaran 10%–12%, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan optimisme itu perlu didukung pendalaman pasar keuangan agar program pemerintah bisa berjalan efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonmi nasional.
“Dan untuk itu kita terus berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah dan juga Bank Indonesia (BI) dan seluruh stakeholder lainnya untuk bagaimana bersama-sama mensukseskan program-program tersebut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam konferensi pers Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta dikutip pada Senin (16/2/2026).
Baca Juga: Ekonom Prediksi Kredit Perbankan Tumbuh 10% pada 2026
Menurut Friderica, OJK memiliki komitmen penuh dalam mendukung program yang diarahkan Presiden, termasuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita tadi semua mendengarkan arahan Bapak Presiden bagaimana beliau menyampaikan program pemerintah, program nasional yang sangat luar biasa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, rakyat dan bangsa dan negara,” katanya.
Maka dari itu, untuk menopang pertumbuhan kredit tersebut, OJK menetapkan sejumlah fokus kebijakan pada 2026 yang mana salah satunya adalah penguatan permodalan sektor jasa keuangan agar lebih resilien menghadapi dinamika global dan domestik.
Baca Juga: Airlangga Ungkap Strategi Kejar Target Kredit Perbankan 12%
Selain itu, OJK juga mendorong reformasi integritas sektor pasar modal melalui peningkatan free float saham dari 7,5% menjadi 15%, serta pembukaan informasi ultimate beneficial owner (UBO) di atas kepemilikan 1%.
OJK juga mengembangkan sistem di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) guna meningkatkan kualitas dan granularity data investor, dari sebelumnya sembilan jenis menjadi 28 data investor. Langkah tersebut diharapkan mendukung pendalaman pasar keuangan sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan kredit perbankan pada 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: