Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bitcoin Bearish, Pemulihan Dinilai Tak Akan Terjadi Cepat

Bitcoin Bearish, Pemulihan Dinilai Tak Akan Terjadi Cepat Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pasar Bitcoin telah memasuki siklus bearish dan berpotensi membutuhkan fase penurunan lanjutan sebelum terjadi pemulihan yang berkelanjutan. Penilaian tersebut disampaikan CEO CryptoQuant Ki Young Ju yang menilai tekanan jual masih mendominasi meskipun arus modal masuk ke pasar kripto tergolong besar.

Ki Young Ju mengatakan ketidakseimbangan antara aliran dana dan kapitalisasi pasar menjadi indikator utama melemahnya struktur pasar Bitcoin saat ini. Menurutnya, masuknya dana dalam jumlah besar tidak diikuti peningkatan nilai pasar secara keseluruhan.

“Ratusan miliar dolar telah masuk ke pasar, tapi kapitalisasi pasar secara keseluruhan malah stagnan atau menurun,” ujar Ju, dikutip dari BeInCrypto, Rabu (18/2/2026).

“Itu berarti tekanan jual mengalahkan modal baru,” lanjutnya.

Baca Juga: Bitcoin Tertekan, Ini Dua Skenario Pemulihan

Ju menilai kondisi tersebut menunjukkan fondasi kenaikan harga Bitcoin belum cukup kuat untuk membentuk reli berkelanjutan. Berdasarkan pengalaman pada fase koreksi sebelumnya, pasar membutuhkan periode konsolidasi minimal tiga bulan sebelum sentimen investasi kembali pulih.

Ia mengingatkan investor agar tidak keliru menafsirkan kenaikan harga jangka pendek sebagai awal siklus bullish baru. Menurut Ju, lonjakan sementara justru berisiko menjadi bull trap di tengah tren penurunan yang masih berlangsung.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: