Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Program TJSL PLN Serap 34.408 Tenaga Kerja dan Melibatkan 23.335 UMK di 38 Provinsi Sepanjang 2025

Program TJSL PLN Serap 34.408 Tenaga Kerja dan Melibatkan 23.335 UMK di 38 Provinsi Sepanjang 2025 Kredit Foto: Istimewa

“Melalui program sambung listrik, kami ingin memastikan keadilan energi benar-benar terwujud, sehingga masyarakat prasejahtera memiliki akses yang setara terhadap listrik untuk meningkatkan kualitas hidup, produktivitas, serta membuka peluang usaha dan pendidikan,” tegas Darmawan.

Sementara di sektor lingkungan, PLN secara konsisten menjalankan program penghijauan berkelanjutan sebagai wujud komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan. Sepanjang 2025, sebanyak 53 program penghijauan telah dilaksanakan di 41 lokasi unit PLN dengan total lebih dari 145 ribu pohon berhasil ditanam guna mendukung penyerapan karbon, konservasi tanah, dan tata kelola air.

Tidak hanya itu, untuk mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat melalui sanitasi dan air bersih, TJSL PLN membangun ratusan titik sumur bor, pipanisasi di rumah-rumah, penyediaan septic tank, toren, unit MCK dan biopori bagi 15.265 penerima manfaat yang tersebar di 18 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, PLN juga terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Pembinaan Mitra dan UMK Naik Kelas yang dilaksanakan secara berkelanjutan melalui 26 Rumah BUMN dan 8 UMK HUB di berbagai daerah. Hingga kini, sebanyak 9.275 UMK telah terdaftar dalam Dashboard TJSL PLN Peduli melalui laman plnpeduli.id.

Berbagai upaya peningkatan kapasitas pun telah dilakukan guna mendorong UMK naik kelas dan terus berdaya saing, mulai dari mengikutsertakan dalam kegiatan expo, pameran, peningkatan keterampilan dan pengembangan lainnya, hingga pelaksanaan sertifikasi untuk UMK.

Baca Juga: PLN Tuntaskan Proyek Kelistrikan Kereta Api Malaysia

“UMK adalah tulang punggung perekonomian nasional. Melalui program pembinaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, PLN ingin mendorong UMK naik kelas, meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” jelas Darmawan.

PLN juga menunjukkan respons cepat dan kepedulian sosial dalam penanganan bencana di beberapa wilayah Indonesia. Bukan hanya berfokus pada pemulihan kelistrikan pascabencana, PLN juga hadir mendampingi dan menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan lokasi-lokasi lain.

“Pascabencana terjadi, PLN tidak hanya hadir untuk memulihkan listrik, tetapi juga untuk menghadirkan harapan. Kami memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, serta terus mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir untuk negeri,” tutup Darmawan.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: