Kredit Foto: Istimewa
Ketua Umum Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Harwendro Adityo Dewanto mengungkapkan kondisi terkini penyerapan timah di pasar domestik.
Harwendro menyebut, sejauh ini program hilirisasi timah di Indonesia baru berjalan dengan serapan 5 hingga 7%.
Angka ini dinilai masih sangat jauh dari ideal, mengingat Indonesia merupakan salah satu produsen timah terbesar dunia, dengan kualitas yang sangat diminati pasar global.
"Cita-cita saya, harapan saya ke depan, memang kita penginnya timah Indonesia itu diserap semuanya di dalam negeri."
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Bahlil Ngotot Enggak Mau Revisi Kuota RKAB
"Cuma memang penyerapan timah di Indonesia sekarang belum maksimal, masih 5 sampai 7 persen," ujar Harwendro kepada Warta Ekonomi, Rabu (18/2/2026).
Harwendro menilai, minimnya angka penyerapan ini menjadi sinyal kuat ekosistem industri hilir di sektor timah belum terbentuk secara masif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: