Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Alasan Italia Jual Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia, Strategi Hemat Anggaran

Alasan Italia Jual Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia, Strategi Hemat Anggaran Kredit Foto: Polri.go.id
Warta Ekonomi, Jakarta -

Keputusan Italia melepas kapal induk Giuseppe Garibaldi bukan muncul tiba-tiba. Langkah itu lahir dari evaluasi panjang soal biaya dan relevansi armada tua.

Selama beberapa tahun terakhir, kapal tersebut memang tak lagi jadi andalan utama. Perannya perlahan tergeser oleh kapal yang lebih modern dan efisien.

Alih-alih terus menanggung ongkos perawatan tinggi, Roma memilih opsi yang lebih realistis. Menjual aset lama dinilai lebih masuk akal dibanding mempertahankannya tanpa peran strategis.

Laporan Il Sole 24 Ore mengungkap Garibaldi sudah masuk status cadangan sejak Oktober 2024. Kapal itu ditempatkan di fasilitas militer maritim di Taranto sambil menunggu keputusan lanjutan.

Riwayat operasionalnya sebenarnya panjang dan cukup bergengsi. Garibaldi pernah terlibat dalam berbagai misi internasional dari Balkan hingga Timur Tengah.

Di saat Italia merapikan armadanya, Indonesia justru melihat peluang. Jakarta tengah mendorong peningkatan kapasitas operasi laut jarak jauh.

Minat terhadap kapal ini bukan semata soal gengsi memiliki kapal induk. Ada kebutuhan membangun pengalaman operasional dan proyeksi maritim.

Pemerintah Indonesia telah menyetujui rencana pembiayaan, berupa pinjaman luar negeri hingga 450 juta dollar untuk mengakuisisi kapal induk bekas itu. Nominal ini mencakup pembelian kapal plus perangkat pendukung yang dibutuhkan untuk operasional awal.

Skema pendanaannya dikaitkan dengan pinjaman luar negeri untuk alutsista. Model seperti ini lazim dalam transaksi pertahanan bernilai besar.

Meski angka sudah beredar, prosesnya belum sepenuhnya final. Negosiasi teknis dan administratif masih terus berjalan.

Kantor berita ANTARA melaporkan target kedatangan kapal diarahkan sebelum HUT TNI 5 Oktober 2026. Namun jadwal itu tetap bergantung pada hasil negosiasi akhir.

Baca Juga: Spesifikasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang Dihibahkan Italia untuk Indonesia

Dari sisi industri, transaksi ini membuka pintu kerja sama lanjutan. Galangan kapal Fincantieri berpeluang terlibat dalam dukungan teknis dan logistik.

Italia dan Indonesia membaca situasi ini dengan kepentingan berbeda. Italia meremajakan armada, sementara Indonesia menambah pijakan untuk memperluas pengalaman maritimnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: