Disebut Lakukan Uji Coba Senjata Nuklir, Rusia-China Kompak Jawab Tuduhan AS
Kredit Foto: Istimewa
Ia menegaskan data tersebut tidak konsisten dengan aktivitas pertambangan maupun gempa bumi. Menurutnya, karakteristik seismik peristiwa tersebut sesuai dengan apa yang diharapkan dari uji coba bahan peledak nuklir.
Baca Juga: Timur Tengah Berguncang, Ada Ambisi Israel di Balik Larangan Kepemilikan Senjata Nuklir Iran
China menurutnya juga kemungkinan menggunakan metode decoupling, yakni meledakkan perangkat dalam dalam rongga bawah tanah besar untuk mengurangi gelombang kejut yang terdeteksi oleh sensor seismik.
Baca Juga: Diam-diam Kirim Utusan, China Akhirnya Tegaskan Posisinya Dalam Perang Rusia-Ukraina
Beijing sendiri telah menyangkal tuduhan melakukan pengembangkan nuklir secara diam-diam. Pihaknya menegaskan uji coba nuklir bawah tanah terakhir yang dilakukannya terjadi pada 1996.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: