Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
“Perlu kami sampaikan, secara teknologi, pemrosesan Logam Tanah Jarang menjadi mineral single yang bisa memiliki nilai komersial, itu sangat sulit."
"Hampir semua negara tidak melepas kepemilikan teknologinya,” sambung Brian.
Dengan adanya kewajiban kerja sama dalam ART, pemerintah memiliki pijakan formal untuk membuka akses investasi dan teknologi pengolahan mineral kritis.
Langkah ini diharapkan mempercepat hilirisasi logam tanah jarang, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok global mineral strategis. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: