Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mau Mulai Investasi? Ini Cara Buka Rekening Saham Online

Mau Mulai Investasi? Ini Cara Buka Rekening Saham Online Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investasi saham kini semakin mudah untuk diakses. Pasalnya sekarang tidak perlu datang langsung ke kantor sekuritas untuk membuka rekening, karena bisa dilakukan secara online tanpa harus ribet.

Berikut informasi lebih lengkap tentang cara membuka rekening saham secara online cukup menggunakan ponsel.

Syarat Buka Rekening Saham Online

1. Dokumen yang Harus Disiapkan

Sejumlah dokumen yang haru disipakan investor untuk membuka rekening saham secara online adalah:

- Kartu Tanda Penduduk (KTP)

- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) (jika ada)

- Buku tabungan atau rekening bank yang aktif

- Tanda tangan digital (biasanya difoto atau diunggah)

2. Minimal Setoran Awal

Untuk setoran awal biasanya di masing-masing perusahaan sekuritas berbeda, tergantung kebijakan mereka. Namun umumnya berkisar pada Rp100.000 hingga Rp500.000.

Bahkan terdapat sekuritas yang tidak menetapkan minimal setoran awal. Setoran awal ini akan langsung masuk ke rekening dana nasabah (RDN) dan bisa digunakan untuk membeli saham.

Cara Buka Rekening Saham Online Step-by-Step

1. Pilih Sekuritas Resmi OJK

Pastikan untuk memilih perusahaan sekuritas yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar terjamin keamanannya, sehingga dapat berinvestasi dengan tenang.

Namun tetap jangan lupa untuk memeriksa reputasi melalui ulasan nasabah atau rekam jejak perusahaan. Kemudian bandingkan biaya transaksi (fee beli/jual saham) karena setiap sekuritas memiliki kebijakan berbeda.

Yang tidak kalah penting adalah mempertimbangkan fitur aplikasi trading yang ditawarkan, seperti kemudahan penggunaan, kecepatan eksekusi order, serta adanya fasilitas analisis saham.

2. Registrasi dan Verifikasi Data

Setelah sekuritas berhasil dipilih, investior dapatĀ  melakukan registrasi secara online melalui aplikasi atau website resmi sekuritas.

- Isi formulir pendaftaran dengan data pribadi sesuai KTP.

- Unggah dokumen yang diperlukan, seperti KTP, NPWP (jika ada), buku tabungan, dan tanda tangan digital.

- Proses verifikasi biasanya dilakukan secara elektronik, bisa melalui video call dengan petugas sekuritas atau tanda tangan digital.

Tahap ini bertujuan untuk memastikan identitas calon investor valid dan sesuai dengan regulasi pasar modal.

3. Aktivasi Rekening Dana Nasabah (RDN)

Sekuritas akan membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) di bank mitra setelah verifikasi berhasil. RDN merupakan rekening khusus yang digunakan untuk menyimpan dana transaksi saham, terpisah dari rekening pribadi.

Baca Juga: Tiga Saham Lepas Suspensi, Ada yang Kembali ke Papan FCA

Setoran awal yang perlu dilakukan investor adalah sesuai ketentuan sekuritas. Besarannya bervariasi, mulai dari Rp100.000 hingga Rp500.000, bahkan ada sekuritas yang tidak menetapkan minimal setoran.

Setelah RDN aktif dan saldo tersedia, investor sudah bisa mulai membeli saham melalui aplikasi trading sekuritas.

Berapa Lama Proses Pembukaan Rekening Saham?

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: