Rupiah Menguat ke Rp16.759 Saat Pasar Respons Kebijakan Tarif Impor Trump
Kredit Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Lebih lanjut, Ibrahim menuturkan bahwa dari sisi eksternal, penguatan rupiah juga terjadi setelah pasar mencermati dampak kebijakan tarif AS yang baru diumumkan pascaputusan Mahkamah Agung AS, yang mengubah kerangka hukum sejumlah langkah perdagangan.
“Pengenalan bea masuk global baru hingga 15% telah menambah ketidakpastian terhadap prospek perdagangan global,” katanya.
Baca Juga: APBN dan Tarif Trump Menjadi Sorotan, Begini Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Hari Ini (25/2)
Selain itu, pasar juga mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat, seiring pernyataan para pembuat kebijakan yang menyoroti tekanan inflasi yang masih berlanjut.
Presiden Federal Reserve Bank of Chicago, Austin Goolsbee, pada Selasa menyatakan bahwa ia bersikap hati-hati untuk memangkas suku bunga tanpa bukti yang jelas bahwa inflasi secara berkelanjutan kembali menuju target 2%.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: