Menteri Maman Minta Maaf Serapan Kredit UMKM 2025 Tak Capai Target 25%
Kredit Foto: Kementerian UMKM
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengakui belum mampu menyerap porsi pembiayaan perbankan sebesar 25% dari total kredit nasional yang mencapai Rp8.149 triliun. Kementerian UMKM mendapat penugasan untuk menyalurkan seperempat dari total pembiayaan tersebut kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Hingga akhir Desember 2025, realisasi penyaluran pembiayaan UMKM baru mencapai 19,4% atau setara Rp1.540 triliun. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 6% atau senilai Rp457 triliun yang belum terserap sesuai target.
“Saya juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat, kami baru bisa mencapai di 19,4%. Artinya masih ada 6 persenan yang kita belum mampu. Kita Kementerian UMKM belum mampu mencapai sampai 25%,” ujar Maman di kantornya, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Baca Juga: Kementerian UMKM Dukung BKPM Permudah Penerbitan NIB
Di luar pembiayaan UMKM, penyaluran kredit tercatat mencapai Rp6.569 triliun. Maman menyebut pembiayaan tersebut terkonsentrasi pada sekitar 50 korporasi besar.
“Tapi oke, karena itu bukan peranannya saya, saya bicara sekarang yang di UMKM,” katanya.
Sementara itu, hingga 31 Desember 2025, total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp270 triliun atau sekitar 94,4% dari target yang ditetapkan pemerintah. Program tersebut telah menjangkau 4.589.839 penerima manfaat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: