Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pendapatan UMKM Peserta Emak-Emak Matic Naik 7 Kali Lipat, Performa Affiliate Tembus 20 X

Pendapatan UMKM Peserta Emak-Emak Matic Naik 7 Kali Lipat, Performa Affiliate Tembus 20 X Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pendapatan pelaku UMKM peserta program Emak-Emak Matic meningkat hingga 7x lipat, dan performa afiliator di ekosistem digital tercatat melonjak sampai 20x lipat, setelah mengikuti pelatihan digitalisasi hasil kolaborasi Kementerian Ekonomi Kreatif dan Shopee Indonesia.

Program Emak-Emak Matic dan GenMatic merupakan inisiatif pelatihan digital yang dirancang untuk membantu ibu rumah tangga dan generasi muda, memanfaatkan ekosistem ekonomi digital sebagai sumber penghasilan.

Sepanjang pelaksanaannya, program ini telah menjangkau ribuan peserta dari berbagai kota, dengan materi pelatihan mulai dari strategi berjualan online, pemanfaatan fitur promosi, hingga pengembangan konten digital.

Salah satu peserta yang merasakan dampak program ini adalah Aya Sophia Madjid, pemilik toko Rumahayasophia di Bogor.

Setelah mengikuti pelatihan Emak-Emak Matic, ia mencatatkan peningkatan pendapatan hingga 7 kali lipat, berkat pemanfaatan fitur promosi dan pengelolaan toko digital yang lebih optimal.

“Sebagai ibu rumah tangga yang berbisnis, saya sering merasa kesulitan belajar soal teknologi."

"Setelah ikut pelatihan Emak-Emak Matic, saya jadi tahu strategi mengelola pesanan, mengatur stok, sampai optimalisasi fitur melalui program opsional seperti iklan Shopee dan Gratis Ongkir XTRA,” ungkap Aya dalam acara Program Ema-Emak Matic dan Gen Matic di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Kisah serupa datang dari Siti Zakiatul, pemilik usaha Britania Kuliner, kue tradisional di Bogor yang bergabung sebagai merchant ShopeeFood.

Berkat pemahaman strategi promosi digital yang diperoleh dari pelatihan, usaha kulinernya berhasil meningkatkan penjualan harian hingga 2 kali lipat.

Khairani Marda atau Bundo Iren, peserta dari Tangerang Selatan, memilih jalur sebagai kreator digital melalui program Shopee Affiliate.

Ia berhasil meningkatkan performa afiliatornya hingga 20 kali lipat, setelah memanfaatkan strategi pembuatan konten dan promosi produk yang dipelajari selama pelatihan.

"Lewat pelatihan ini, saya belajar buat konten yang menarik dan bagaimana mempromosikan produk lewat konten."

"Saya sangat menikmati perjalanan sebagai kreator ini, hingga saya bisa jadi kreator Golden Tick di Shopee Affiliate hanya dalam waktu 3 bulan saja."

"Alhamdulillah, bisa menambah penghasilan untuk keluarga," ungkapnya.

Deputy Director Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan, materi pelatihan dirancang agar mudah diterapkan oleh peserta dalam mengembangkan usaha.

Baca Juga: Kolaborasi Kemenekraf–Shopee Jangkau 3.000 Peserta, Dorong UMKM Lebih Cuan

“Melihat para peserta mencatatkan pertumbuhan positif setelah pelatihan, menjadi bukti akses dan pendampingan yang tepat mampu mendorong usaha mereka naik kelas,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah dan Shopee berharap semakin banyak masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan generasi muda, yang mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai peluang usaha baru, sekaligus memperkuat ekonomi keluarga di tengah pertumbuhan ekonomi digital yang terus berkembang di Indonesia. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus