Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Donald Trump Tuntut Iran Menyerah Tanpa Syarat untuk Akhiri Perang

Donald Trump Tuntut Iran Menyerah Tanpa Syarat untuk Akhiri Perang Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras terkait konflik di Timur Tengah.

Ia menuntut Iran menyerah tanpa syarat kepada Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social.

Trump menegaskan tidak akan ada kesepakatan damai tanpa penyerahan tersebut.

“Tidak akan ada kesepakatan dengan Iran kecuali PENYERAHAN TANPA SYARAT,” ujar Trump.

Pesan ini diunggah pada Jumat (6/3/2026) waktu setempat.

Ketegangan di kawasan tersebut sedang berada pada titik tertinggi.

Militer Israel dilaporkan terus membombardir berbagai target strategis di Teheran.

Pasukan Israel juga menyerang posisi kelompok Hizbullah di wilayah Beirut, Lebanon.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth juga mengancam akan meningkatkan serangan secara drastis.

Trump menjanjikan bantuan ekonomi besar jika Iran bersedia memenuhi tuntutannya.

Amerika Serikat bersama sekutunya akan membantu membangun kembali perekonomian negara itu.

Tawaran bantuan tersebut bertujuan untuk menyelamatkan Iran dari kehancuran total.

Syarat lainnya adalah Iran harus segera memiliki kepemimpinan baru yang hebat.

Trump menginginkan sosok pemimpin yang dapat diterima oleh pihak Amerika Serikat.

Presiden AS itu juga memperkenalkan slogan baru "MAKE IRAN GREAT AGAIN (MIGA!)" dalam pesannya.

Slogan tersebut merupakan variasi dari jargon politik populernya di Amerika Serikat.

Krisis ini memicu kekhawatiran akan pecahnya perang skala besar di dunia.

Baca Juga: Trump Sebut Pertanyaan Soal Rusia-Iran Bodoh, Laporan Justru Ungkap Keterlibatan Moskow dan Potensi Beijing Bantu Teheran

Pemerintah Iran belum memberikan jawaban resmi atas tuntutan penyerahan tanpa syarat tersebut.

Amerika Serikat terus memperkuat kehadiran militernya di sekitar wilayah konflik. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Yaspen Martinus

Tag Terkait: