- Home
- /
- EkBis
- /
- Infrastruktur
Perkuat Logistik di Papua Selatan, Pelindo Berencana Bangun Dipo Petikemas
Kredit Foto: Istimewa
Rencana pembangunan depo peti kemas di wilayah Papua Selatan mulai mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melakukan peninjauan langsung ke operasional Pelabuhan Merauke sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem logistik dan kelancaran arus barang di kawasan Papua Selatan.
Dalam peninjauan tersebut, terdapat dua lokasi potensial yang dipertimbangkan untuk pembangunan depo peti kemas. Pertama, kawasan Pelabuhan Perikanan dengan luas lahan sekitar 3,8 hektar. Kedua, lahan milik Pelindo seluas sekitar 1,7 hektar yang berada di belakang kantor Pelindo. Selain pembangunan depo, turut dibahas pula rencana pembangunan akses jalan menuju lokasi guna mendukung kelancaran distribusi logistik.
Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan terminal melalui penguatan peralatan dan infrastruktur operasional.
"TPK Merauke akan terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, termasuk melalui penguatan peralatan operasional serta pengembangan infrastruktur guna mendukung kelancaran aktivitas logistik di Pelabuhan Merauke," terang Rasul dalam keterangan resminya kepada Warta Ekonomi di Surabaya, Minggu (8/3/2026).
Sementara itu, Kepala Kantor KSOP Kelas IV Merauke, Julivan Ch. L. Salindeho, mengungkapkan bahwa koordinasi antara operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, dan pelaku logistik selama ini telah berjalan dengan baik dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan.
"Upaya optimalisasi operasional sudah dilakukan bersama seluruh stakeholder kepelabuhanan. Namun, salah satu kebutuhan utama yang masih perlu diwujudkan adalah keberadaan depo peti kemas di luar area pelabuhan," kata Julivan.
Ketua DPC ALFI/ILFA Merauke, Abi Bakri Alhamid, menilai pembangunan depo peti kemas di luar area pelabuhan menjadi langkah strategis untuk mendukung kelancaran distribusi barang di Merauke.
"Keberadaan depo peti kemas di luar pelabuhan sangat penting agar penanganan kontainer lebih fleksibel dan aktivitas logistik di dalam pelabuhan tidak menumpuk," ujar Abi.
Senada dengan itu, perwakilan perusahaan pelayaran juga menyampaikan harapan agar langkah-langkah penataan operasional yang tengah dibahas dapat segera direalisasikan. Kepala PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke, Puji Hermoko, menilai ketersediaan fasilitas pendukung logistik yang memadai akan sangat membantu meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.
"Kami berharap rencana pengembangan fasilitas pendukung logistik ini dapat segera diwujudkan sehingga pelayanan kapal menjadi lebih efisien dan arus barang dari maupun menuju Merauke dapat berjalan semakin lancar," pungkas Puji.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: