Kredit Foto: Istimewa
Seorang karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal di area tambang terbuka Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.39 WIT di kawasan Jayapura Ekspontil, bekas lahan reklamasi Grasberg. Korban diketahui bernama Simson Mulia (48), seorang karyawan yang bekerja di Departemen Eksplorasi.
PT Freeport Indonesia menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut. Perusahaan memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menangani kejadian itu.
“Keluarga besar PTFI sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan atas nama Simson Mulia. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan,” demikian pernyataan resmi perusahaan.
Berdasarkan informasi awal, korban saat itu berada di dalam kendaraan operasional jenis pick up bersama seorang saksi berinisial AM. Kendaraan tersebut melintas di area bekas lahan reklamasi Bunaken atau Jayapura Crusher ketika terdengar bunyi tembakan.
Saksi yang berada di dalam kendaraan mendengar satu kali suara tembakan, lalu melihat korban yang duduk di sampingnya telah bersimbah darah akibat luka tembak di bagian bawah telinga kiri. Menyadari kejadian tersebut, saksi segera melaporkan melalui radio darurat kepada kantor dan keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri dengan bersembunyi di balik bebatuan hingga tim keamanan tiba.
Kepolisian dari Polsek Tembagapura yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Akhmad Y. Wiratama bersama personel langsung menuju lokasi kejadian sekitar pukul 08.50 WIT untuk melakukan pengamanan dan langkah awal penanganan tempat kejadian perkara (TKP).
Korban kemudian dievakuasi dari lokasi menuju RS ISOS Tembagapura pada pukul 10.05 WIT dan tiba sekitar pukul 10.40 WIT. Berdasarkan keterangan tim medis rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia dan jenazah selanjutnya ditempatkan di ruang jenazah.
Sementara itu, saksi yang berada di lokasi kejadian tiba di rumah sakit pada pukul 11.45 WIT untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka lecet di telapak tangan kanan setelah terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri. Hingga kini saksi masih dalam kondisi trauma sehingga belum dapat dimintai keterangan secara lengkap oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Pemerintah dan Freeport Teken MoU, Investasi 20 Miliar Dolar AS dan Tambahan 12 Persen Saham Negara
Dalam kejadian tersebut tercatat satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan.
Aparat kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah TKP, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman keterangan saksi untuk mengungkap pelaku dan motif penembakan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Perkembangan penanganan kasus ini akan disampaikan secara resmi kepada publik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: