Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Pemerintah membuka peluang impor minyak mentah dari berbagai negara, termasuk Rusia hingga Brunei Darussalam, sebagai langkah antisipatif menghadapi ketidakpastian geopolitik global yang berpotensi mengganggu pasokan energi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, pemerintah tidak membatasi sumber impor selama harga kompetitif.
“Kenapa tidak? Amerika saja sekarang sudah membuka untuk Rusia,” ujar Bahlil saat pelepasan mudik bersama Kementerian ESDM di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, diversifikasi sumber pasokan menjadi kunci menjaga ketahanan energi nasional, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
“Semua negara ada kemungkinan (impor crude)."
"Yang penting bagi kita sekarang adalah bagaimana barangnya ada, yang kedua harganya kompetitif. Itu yang paling penting,” jelasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus