Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Kholid Syeirazi menyebut pelonggaran kebijakan perdagangan oleh Amerika Serikat terhadap Rusia, membuka momentum baru bagi Indonesia untuk memperluas sumber pasokan energi.
“Dengan pelonggaran Amerika ini, saya kira momentum untuk mulai meningkatkan sumber-sumber pasokan, termasuk dari Rusia,” ujarnya kepada Warta Ekonomi, saat ditemui di KM 57 Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3/2026).
Selain faktor geopolitik, aspek teknis juga menjadi pertimbangan.
Kholid menjelaskan, mayoritas minyak Rusia berjenis light crude yang relatif kompatibel dengan kilang dalam negeri.
“Kilang kita sudah cukup kompleks, bisa mengolah heavy crude maupun light crude, sehingga secara teknis tidak menjadi kendala,” tambahnya.
Di sisi lain, pemerintah juga menjajaki potensi impor dari kawasan regional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus