Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Selektif Berikan Izin Lewat, Iran Waspadai Operasi Amerika Serikat di Selat Hormuz

Selektif Berikan Izin Lewat, Iran Waspadai Operasi Amerika Serikat di Selat Hormuz Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Iran menyampaikan update terkait dengan Selat Hormuz. Pihaknya mengirimkan sebuah surat terkait hal tersebut kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan International Maritime Organization.

Dikutip dari Reuters, Teheran menyatakan bahwa kapal-kapal non-hostile atau tidak bermusuhan tetap dapat melintas di Selat Hormuz. Namun mereka harus melakukan koordinasi dengan otoritas dari Iran.

Baca Juga: Update Perang Iran, Amerika Serikat Bakal Kirim Ribuan Pasukan Elite ke Timur Tengah

Iran menegaskan bahwa kapal dari negara mana pun tetap dapat memperoleh jalur aman jika memenuhi ketentuan seperti tidak terlibat atau mendukung agresi, mematuhi aturan keamanan dan keselamatan yang ditetapkan dan berkoordinasi dengan otoritas dari Teheran.

Pihaknya juga secara tegas menyatakan bahwa pihaknya tak akan memberikan izin lewat untuk kapal, peralatan, atau aset yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel. Pihaknya juga tak akan memberikan izin terkait kepada pihak lain yang dianggap terlibat dalam agresi ke Teheran.

Teheran menyebut langkah ini sebagai tindakan yang perlu dilakukan dan proporsional untuk mencegah musuh memanfaatkan wilayah dari Selat Hormuz.

Diketahui, Selat Hormuz mengalami gangguan akibat perang dari Iran, Israel dan Amerika Serikat. Gangguan tesebut telah menyebabkan lonjakan harga minyak dan gas akibat pelayaran melalui jalur itu terganggu.

Baca Juga: Jerman: Perang Iran Adalah Kesalahan Besar Amerika Serikat

Meski Iran membuka akses terbatas, kondisi dalam selat terkait masih jauh dari normal. Pembatasan selektif dan risiko keamanan membuat banyak kapal tetap enggan melintas, sehingga tekanan terhadap pasar energi global masih tinggi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar