Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Rp417 Miliar di 2025, Melonjak 71%

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Rp417 Miliar di 2025, Melonjak 71% Kredit Foto: PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kinerja keuangan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) sepanjang 2025 menunjukkan lonjakan signifikan, baik dari sisi pendapatan maupun laba.

Emiten TP Rachmat ini berhasil membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp417,74 miliar, melesat 71,38% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp243,74 miliar.

Kenaikan ini turut mendorong laba per saham dasar meningkat dari Rp66,04 pada 2024 menjadi Rp113,18 per 31 Desember 2025. Dari sisi pendapatan, ASSA mencatatkan angka Rp5,98 triliun, tumbuh 20,8% dibandingkan capaian 2024 sebesar Rp4,95 triliun. 

Kontribusi terbesar berasal dari segmen logistik dan manajemen sebesar Rp2,95 triliun, diikuti penyewaan kendaraan Rp2,37 triliun, serta penjualan kendaraan Rp1,34 triliun. Sementara itu, jasa lelang menyumbang Rp272,5 miliar dan segmen operasi Rp17,78 miliar, dikurangi eliminasi antar segmen sebesar Rp970,41 miliar.

Seiring naiknya pendapatan, beban pokok pendapatan juga mengalami kenaikan menjadi Rp4,08 triliun dari Rp3,45 triliun. Meski demikian, ASSA tetap mampu menjaga profitabilitas dengan mencatatkan laba bruto sebesar Rp1,9 triliun, meningkat dari Rp1,5 triliun pada tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, laba usaha Perseroan juga melonjak dari Rp705,29 miliar menjadi Rp1,01 triliun, menandakan efisiensi operasional yang semakin baik.

Baca Juga: Laba Kuartal IV Melonjak 194%, ESSA Akhiri 2025 Tanpa Utang

Baca Juga: Jual Saham ESSA, TP Rachmat Raup Cuan Rp32,96 Miliar

Dari sisi neraca, total aset ASSA meningkat menjadi Rp8,47 triliun dibandingkan Rp7,72 triliun pada 2024. Liabilitas tercatat bengkak menjadi Rp5,27 triliun dari Rp4,94 triliun, sementara ekuitas tumbuh menjadi Rp3,19 triliun dari Rp2,78 triliun.

Lonjakan kinerja ini menunjukkan bahwa strategi ekspansi dan diversifikasi bisnis ASSA mulai membuahkan hasil, sekaligus memperkuat posisi Perseroan di sektor logistik dan mobilitas nasional.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri