Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Sementara, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Tri Winarno mengungkapkan, proses persetujuan RKAB untuk tahun-tahun mendatang terus berjalan secara paralel.
Ia melaporkan, sebagian besar dokumen RKAB batu bara sudah hampir rampung diselesaikan.
"Kalau pakai yang 2026 kan boleh, tapi batu bara hampir selesai lah."
"Hampir selesai. Ya 580-an lah (yang sudah terbit)," ungkap Tri.
Baca Juga:Pemerintah Berpeluang Relaksasi Kuota Produksi Batu Bara dan Nikel pada Tahun 2026
Sedangkan untuk komoditas nikel, Tri menyebutkan realisasinya telah mencapai angka yang cukup besar, di tengah upaya pemerintah menyeimbangkan kebutuhan smelter dalam negeri.
"Aduh, aku lupa, enggak ngecek, tapi nikel sudah ada mungkin di atas 150," cetus Tri. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus