- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
BBM Tak Naik, IHSG Hari Ini (1/4) Dibuka Menguat 1,43% ke Level 7.149
Kredit Foto: Uswah Hasanah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 101,03 poin atau 1,43% ke level 7.149,25 pada perdagangan Rabu, 1 April 2026. Berdasarkan data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG makin sumringah dengan kenaikan 105,07 poin atau 1,49% ke 7.153,29.
Sebanyak 422 saham menanjak, hanya 115 saham terkoreksi dan 144 saham stagnan. Per pagi hari ini, IHSG mencatatkan volume perdagangan 2,21 miliar lembar saham dengan frekuensi 129.120 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan Rp1,2 triliun.
PT Phapros Tbk (PEHA) memimpin posisi saham top gainers dengan lonjakan 23,08% ke Rp320. Diikuti PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) melejit 21,08% ke Rp1.120 dan PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) meroket 15,74% ke Rp625.
Posisi top losers diisi PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) yang ambruk -14,86% ke Rp189, PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) terperosok -14,10% ke Rp67 dan PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) merosot -13,49% ke Rp109.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar 0,61% ke level 7.048 dengan net foreign sell yang cukup besar mencapai Rp1,17 triliun. Meski sempat menguat di awal perdagangan, tekanan jual kembali muncul seiring dominasi trading jangka pendek dan aksi profit taking di tengah ketidakpastian pasar yang masih tinggi.
Dari sisi sentimen, meskipun pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM pada April, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan beban subsidi dan memperlebar risiko defisit APBN sehingga masih menjadi perhatian pelaku pasar.
Selain itu, BEI juga telah menetapkan aturan baru terkait kenaikan batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15% yang berlaku efektif sejak 31 Maret 2026.
"Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih akan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah, dengan area support berada di kisaran 6.950 hingga 7.000 dan resistance pada 7.100 hingga 7.140, di mana pasar akan terus mencermati arah kebijakan pemerintah ke depan terutama dalam merespons kenaikan harga minyak mentah," kata Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda.
Baca Juga: IHSG Awal April Diproyeksi Masih Koreksi, Cermati Saham Pilihan Analis
Baca Juga: Dana Asing Rp1,28 Triliun Kabur dari RI, 10 Saham Ini Dilego
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement